News » BANTEN » Komisi III DPRD Kota Tangerang Minta Pemkot Siapkan Bangunan Relokasi yang Layak Untuk Pedagang Pasar Anyar

Komisi III DPRD Kota Tangerang Minta Pemkot Siapkan Bangunan Relokasi yang Layak Untuk Pedagang Pasar Anyar

Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Komisi III DPRD Kota Tangerang akan melakukan sidak ke relokasi Pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan.

Pasalnya bangunan relokasi tersebut dinilai  kurang representatif atau tidak layak. Sehingga para pedagang menolak untuk menempati.

“Dalam Waktu dekat, kami akan sidak ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan,’ kata Anggiat, Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang yang membidangi keuangan dan perekonomian, Kamis (21/3/2024)

BACA JUGA

Apabila dalam sidak itu bangunan relokasi memang  tidak layak, lanjutnya, Komisi III akan memanggil Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin beserta jajaran terkait untuk segera membenahi atau menyiapkan bangunan itu dengan baik.

“Bangunan penampungan sementara memang tidak perlu mewah,” tandasnya.

Namun, lanjutnya, harus tetap layak, agar aktivitas perdagangan berjalan yaman dan lancar.

Selain itu,  sambungnya, keamanan juga harus menjadi perhatian, mengingat barang-barang yang ada d lapak sangat berharga.

‘Jadi, petugas keamanan juga harus ada untuk menjaga lapak,’ tandasnya.

Relokasi Pedagang Setelah Lebaran

Lebih jauh Anggiat  menyarankan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, agar relokasi pedagang setelah lebaran Idul Fitri.

Mengingat bulan Ramadhan merupakan momentum bagi para pedagang untuk mencari untung.

Anggiat mengaku, revitalisasi Pasar Anyar memang perlu, demi meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli dalam bertransaksi.

“Revitalisasi Pasar Anyar memang perlu, Tapi, jangan lupa tempat relokasinya harus layak,” tandasnya.

Seperti diketahui, ratusan pedagang menolak menempati bangunan relokasi, karena selain bocor, bila hujan juga  banjir.

“Ya kalau kami dagang dengan kondisi lapak seperti itu, bagaimana dengan keamanan dan keselamatan barang kami,” kata Ali Imron, pedagang pakaian Pasar Anyar di hadapan Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin saat berkunjung ke lokasi relokasi, pada Sabtu (16/3/2024) .

Untuk itu, lanjutnya, sambil menunggu lapak diperbaiki, para pedagang akan tetap bertahan di Pasar Anyar hingga usai Idul Fitri nanti.

“Kami bertahan hanya untuk mencari makan dan memenuhi kebutuhan keluarga.” ujarnya.

Apalagi tambahnya,  sebentar lagi idul Fitri, yang tentunya membutuhkan biaya. 

Namun ungkapan itu tidak ditanggapi oleh Pemkot atau Pj Wali Kota Tangerang.

Bahkan, pada Senin (18/3/2024) sekira pukul 15.15 WIB, tiba-tiba angkutan alat berat datang untuk meruntuhkan bagian bangunan pasar.

Akibatnya suasana memanas dan nyaris terjadi benturan antara pedagang dan petugas gabungan yang terdiri dari satpol PP, Polisi dan TNI.

“Kami ini manusia, tolong hargai. Di dalam masih banyak pedagang dan pembeli. Jangan main robohkan bangunan seenaknya,” kata Opik pedagang pakaian di Pasar Anyar.

Melihat pedagang semakin nekat, petugas yang mengendalikan angkutan alat berat menghentikan aktivitasnya.

Sehingga suada kembali kondusif dan pedagang kembali ke kiosnya masing-masing untuk melanjutkan usahanya. (Cak)

BERITA LAINNYA