Rita menambahkan, pada hari pertama pameran, tercatat sudah ada 11 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) yang masuk. Ia optimistis jumlah itu akan terus bertambah hingga akhir kegiatan. “Ini merupakan kegiatan kolaborasi, termasuk kepada Pemda lainnya, kita juga akan mengkomunikasikan untuk melakukan terobosan dalam upaya peningkatan PAD,” ujarnya.
Kolaborasi Peningkatan Pendapatan Pajak
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa menjadi role model kolaborasi dalam peningkatan pajak daerah. Apalagi, PAD Pemkot Tangsel yang cukup besar bersumber dari pajak kendaraan. Sehingga, untuk menjaga kemandirian fiskal, harus ada upaya bersama untuk memaksimalkannya.
“Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih kepada Pemprov yang sudah mau bersama-sama melakukan kegiatan ini,” pungkasnya.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menilai penyelenggaraan berbagai kegiatan, termasuk Pameran Otomotif Tangsel Otozone 2025, memberikan dampak positif. Salah satunya terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Kegiatan seperti ini juga bisa meningkatkan ekonomi agar semuanya tumbuh bersama,” ungkapnya di Bintaro Jaya Xchange Mall, Kota Tangerang Selatan, Jumat (10/10/2025).
Pameran Otomotif Tangsel Otozone juga menjadi sarana untuk saling bertukar informasi antara produsen dan konsumen. Melalui acara seperti ini, masyarakat bisa memperoleh informasi produk secara langsung dengan suasana yang lebih santai.
“Biasanya kalau ke diler, mereka masih takut atau ragu karena hanya ingin melihat atau sekadar ingin tahu. Dengan kegiatan seperti ini bisa menjadi sarana edukasi dan informasi bagi masyarakat,” tuturnya.
Dorong Sinergi Dengan Swasta
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat membantu mendongkrak pendapatan daerah melalui sektor pajak kendaraan bermotor.


























