“Ketika ada yang membeli mobil, berarti akan membayar pajak, dan pajak tersebut untuk pembangunan,” katanya.
Kemudian Wagub juga mendorong sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah, swasta, serta masyarakat. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci keberhasilan penyelenggaraan acara yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Kalau hanya berjalan sendiri tentu tidak mudah untuk sukses, maka perlu kolaborasi bersama-sama. Inilah inovasi yang bagus, dan kami mengapresiasi Kota Tangerang Selatan yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan ini,” jelasnya.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyampaikan bahwa Tangsel Otozone 2025 merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Tangsel, Pemprov Banten, dan pihak swasta. Tujuannya untuk menggairahkan kembali penjualan di sektor otomotif.
“Event ini berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Oktober 2025. Kami melakukan kolaborasi dengan Pemprov Banten dan juga manajemen Bintaro Xchange,” ujarnya.
(Ajar/Red)


























