Tangerang, HALOBANTEN.COM – Menjawab potensi ekonomi digital Indonesia yang terus melesat, Living Lab Ventures mengambil langkah strategis dengan meluncurkan Innolab.
Program co-inovasi ini bertujuan menjembatani startup lokal dengan kekayaan intelektual (IP) dan teknologi terdepan dari mitra global. Program ini juga menempatkan BSD City sebagai pusat pengembangan inovasi terapan.
Di tengah proyeksi ekonomi digital Indonesia yang akan menyentuh USD130 miliar pada 2025 menurut laporan Google, Temasek, dan Bain, kehadiran pemain teknologi global di tanah air semakin meningkat.
Mereka tidak hanya mengincar pasar, tetapi juga mencari kolaborasi untuk riset dan pengembangan.
Living Lab Ventures, sebagai modal ventura korporat milik Sinar Mas Land, menangkap peluang ini melalui Innolab untuk mempercepat lahirnya solusi nyata.
Hubungkan Startup Teknologi Global
Program ini secara khusus menghubungkan startup dengan teknologi global pada lima sektor strategis. Antara lain, energi terbarukan, kesehatan digital, semikonduktor generasi terbaru, logistik berkelanjutan, dan solusi lingkungan.
Untuk angkatan pertama, Innolab menawarkan program intensif berdurasi enam bulan yang memungkinkan startup mengakses dan mengembangkan teknologi mendalam (deep-tech) secara inklusif.
Bayu Seto, Partner di Living Lab Ventures, menjelaskan bahwa Innolab menjadi titik temu antara teknologi global dengan kemampuan eksekusi lokal.
“Saat ini, startup tidak hanya membutuhkan pendanaan, tetapi juga akses ke teknologi yang telah terbukti, bimbingan ahli, serta lingkungan aman untuk bereksperimen,” ungkap Bayu.
“Innolab menjembatani kebutuhan tersebut dan menjadikan BSD City sebagai pusat inovasi terapan yang sedang tumbuh di Indonesia,” sambung Bayu.
Keunggulan utama program Innolab terletak pada integrasinya dengan ekosistem BSD City.
Kawasan kota mandiri seluas 6.000 hektare dengan populasi lebih dari 500.000 jiwa ini memegang peranan krusial sebagai sebuah laboratorium hidup (living lab).
Infrastruktur digital, layanan berbasis teknologi, dan komunitas yang aktif memungkinkan para startup melakukan uji coba, validasi, dan pengembangan solusi mereka langsung di lingkungan perkotaan yang nyata.
Melalui pendekatan Real Co-Innovation Delivery, Innolab memfasilitasi proses inovasi yang terstruktur, mulai dari perjodohan bisnis (business matching), tinjauan teknis berbasis pencapaian (milestone), hingga validasi pasar.
Dengan peluncuran ini, Living Lab Ventures menegaskan komitmennya sebagai katalisator inovasi transformatif yang mendorong kolaborasi nyata antara startup dan korporasi untuk menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan industri. (*)















