LEBAK, HALO BANTEN- Warga Kampung Nanggerang, Desa Haurgajrug, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, Banten, digegerkan dengan temuan sepasang suami istri (Pasutri) yang tewas secara tidak wajar.
Warga mendapati korban sudah tergeletak bersimbah darah dan ditemukan sejumlah luka diduga akibat sabetan senjata tajam di dalam rumahnya.
Identitas Pasutri itu diketahui Bernama Barnas (60) dan Onah (58). Jasad korban diketahui sekitar pukul 07.30 WIB.
Kepala Desa Haurgajrug, Hasan Ferry kepada wartawan mengaku, sudah mendapat informasi tewasnya Pasutri tersebut sejak pagi. Peristiwa itu diketahui oleh petugas keamanan perumahan tak jauh dari rumah korban.
“Dia (petugas keamanan, Red) mau beli rokok di rumah sekaligus warung korban, pas masuk ngeliat korban udah tergeletak meninggal dan langsung lapor polisi,” kata Ferry.
Pasutri itu memang hanya tinggal berdua di rumah yang letaknya di pinggir jalan tersebut. Dia menduga Pasutri itu tewas bukan karena korban perampokan lantaran kedua motor dan handphone milik korban masih ada.
“Barang enggak ada yang hilang, kayaknya bukan perampokan,” ucapnya.
Polisi yang terjun ke lokasi langsung memasang police line dan melakukan olah TKP.
Kapolres Lebak AKBP Wiwin Setiawan mengatakan saat pertama kali ditemukan warga, keduanya sudah dalam kondisi meninggal dunia. Pada tubuh korban ditemukan sejumlah luka diduga akibat senjata tajam.
“Ada beberapa luka di bagian tubuh korban,” kata Wiwin saat dihubungi wartawan, Selasa (4/10/2022).
Polisi menduga korban tewas akibat dibunuh. Namun pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan tersebut. “Masih kita dalami motifnya. (Dugaan) pembunuhan sudah pasti karena mengakibatkan meninggal dunia,” jelasnya.
Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik dari rumah sakit. (MG2)















