Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Sebanyak 563 pedagang Pasar Anyar masih bertahan berdagang di Pasar tradisional tersebut.
Mereka menunggu janji Pemda Kota (Pemkot) Tangerang yang akan merelokasi ke Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan di Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
“Sampai saat ini, kami masih menunggu janji Pemkot atau Penjabat (Pj) Wali kota Tangerang (Nurdin),’ kata Wakil ketua I Paguyuban Pedagang Pasar Anyar Gufron Sulaman, Jumat malam (23/2/2024)
Berdasarkan janji Pemkot kepada pedagang, lanjutnya, relokasi pedagang akan berlangsung tanggal 29 Februari mendatang.
Mengingat pembangunan relokasi sementara yang mulai Selasa (20/2/2024) lalu, target penyelesaiannya pada tanggal termaksut.
“Ya kita tunggu saja kebenarannya,” tandas Gufron pedagang kitab alquran di Pasar Anyar.
Yang penting, tambahnya pemindahan pedagang harus secara bersama-sama.
“Pedagang maunya begitu, pindah satu pindah semua. Jangan sampai ada gelombang satu, dua bahkan tiga,”tandasnya.
Jangan Ada Dusta Diantara Kita
Begitupula kata Wakil Ketua II Paguyuban Pasar Anyar, Tatang Sago.
Ia mengatakan keinginan pedagang pindah ke Pasar penampungan bersama-sama, karena mereka tidak ingin terpisahkan.
“Sampai saat ini sesama pedagang masih sepakat pindah satu, ya pindah semua,’ paparnya.
itu terjadi, imbuhnya, karena pedagang berharap, “Jangan ada dusta diantara kita”.
Mengingat rencana relokasi yang sudah lama itu keputusannya selalu sepihak.
Seperti diketahui, saat Pj Wali Kota Tangerang meninjau progres persiapan relokasi sementara pedagang Pasar Anyar, Jumat (16/2/2024) lalu,
mengatakan, target penyelesaian pembangunan relokasi pada tanggal 29 Februari.
Saat itu juga, pedagang bisa menempati lokasi tersebut hingga proses revitalisasi Pasar Anyar selesai pada akhir tahun 2024.(Cak)






















