Tigaraksa, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melaksanakan sosialisasi dan lokakarya Juknis Rumah Layak Huni di Ballroom Hotel Lemo, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (18/10/2023).
Dalam kegiatan itu, Pemkab Tangerang bekerja sama dengan Habitat For Humanity Indonesia dan Catholic Relief Service.
Sosialisasi Juknis Rumah Layak Huni ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait petunjuk teknis pembangunan rumah tidak layak huni menjadi rumah layak huni kepada semua pemangku kepentingan khususnya bagi kepala desa di Kabuoaten Tangerang.
Misi utamanya adalah upaya Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mengentaskan pemukiman kumuh atau tidak layak huni.
“Sosialisasi ini sangat penting, sosialisasi rumah layak huni ini dapat memberikan panduan dan pemahaman kepada para Kades terkait Juknis pembangunan rumah layak huni sebagaimana diatur oleh Peraturan Bupati Tangerang Nomor 92 Tahun 2023 Tentang Petunjuk Teknis Penyusun Rumah Layak Huni,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Ujang Sudiartono.
Dalam program ini Pemkab Tangerang telah melibatkan beberapa stakeholder baik pemerintah, non-pemerintah serta masyarakat secara mandiri dalam upaya mendukung penyediaan rumah layak huni di Kabupaten Tangerang Banten.
Oleh karena itu, para peserta yang mengikuti sosialisasi tersebut diharapkan dapat memahami isi dan petunjuk teknis pembangunan rumah layak huni.
Jika sudah dipahami nantinya mereka dapat mengaplikasikannya secara efektif sesuai konteks yang telah ditetapkan.
Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Susanto mengaku siap mendukung upaya Pemkab Tangerang dalam mengentaskan persoalan rumah tidak layak huni di daerah tersebut.
Menurutnya, harus ada sinergi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan serta masyarakat dalam menuntaskan permasalah hunian tidak layak huni di Kabupaten Tangerang.
“Oleh karenanya, kami turut berpartisipasi dalam penyusunan Juknisnya, ini juga bagian dari upaya kami dalam mendukung percepatan pengadaan,” ujarnya.
(Red)















