Serpong, HALOBANTEN.COM- Peringati ke-77 Tahun Peristiwa Lengkong, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) dan Yayasan 25 Januari 1946, memberi pesan khusus.
Peringatan ini berlangsung di Monumen Daan Mogot BSD, Kecamatan Serpong, Kamis (25/1/2023).
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dan Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan, turut hadir dalam acara tersebut.
Dalam sambutannya, Benyamin Davnie menyampaikan peringatan ini untuk mengingatkan masyarakat atas perjuangan tentara Indonesia dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Semangat itulah, kata Benyamin, yang juga harus dituangkan dalam usaha Pemkot Tangsel bangkit pasca pandemi Covid-19.
Terutama mengejar pembangunan yang sempat tertunda.
Usia Kota Tangerang Selatan baru 14 tahun, yang kini penduduknya terus bertambah.
“Pasca pandemi ini Alhamdulillah kami terus mengejar pembangunan sehingga laju pertumbuhan ekonomi dan IPM meningkat,” jelasnya.
Benyamin Davnie meminta restu dan doa dari para veteran yang telah berupaya mempertahankan wilayahnya.
Hal ini agar seluruh pihak yang mencintai Tangsel untuk terus semangat dalam mewujudkan kota yang unggul.
“Kami memohon doa dan restu khususnya kepada keluarga besar pahlawan insiden Lengkong agar Tangsel sebagai daerah yang sempat mencatat sejarah pada 1946 bisa terus berkontribusi terutama untuk generasi berikutnya,” ujarnya.
Ketua Yayasan 25 Januari 1946 Rani D Sutrisno berpesan kepada pemerintah dan warga Tangsel untuk selalu menjaga lokasi kejadian dan meneruskan perjuangan.
“Saya mohon kepada pejabat Tangsel dan semua warga, kalau ada acara jangan di adakan di tengah, karena ini tempat gugur taruna,” imbuh Rani.
Menurutnya, generasi muda harus turut ikut serta harus menjaga kedaulatan NKRI bagaimanapun caranya.
(JARKASIH)















