Kondisi ini membuat sekolah harus beradaptasi dalam proses belajar mengajar. Yasmin, siswi kelas XII, mengaku sempat belajar di lorong depan ruang kelas. Tetapi sekarang akhirnya sekolah pindahkan ke laboratorium biologi.
“Setelah kejadian, pembelajaran terhenti sehari. Lalu kami belajar di lorong, dan sekarang kelas XII B pindah ke laboratorium biologi. Harapannya cepat perbaiki karena pembelajaran jadi terhambat,” kata Yasmin.
Dalam peninjauan itu, Gubernur Andra Soni turut serta Kepala Dinas Kesehatan Ati Pramudji Astuti, Kepala Biro Administrasi Pimpinan dan Protokol Beni Ismail, serta Wali Kota Tangerang Sachrudin. Kehadiran mereka siswa sambut antusias.
(*/Red)















