Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang akan melakukan terobosan baru untuk memaksimalkan keberadaan plasma darah.
Pasalnya dari 100 persen plasma yang akan digunakan, 30 sampai 40 persennya terbuang.
Sehingga plasma yang terbuang, nantinya akan di olah kembali untuk menjadi obat atau kosmetik kecantikan.
Guna merealisasikan hal tersebut, PMI Kota Tangerang, akan bekerjasama dengan Korea Selatan dan Jepang.
Tujuannya untuk pengembangan industri fraksionasi plasma darah demi mewujudkan keinginan atau kemandirian produk dalam negeri.
Demikian kata Ketua PMI Kota Tangerang, Oman Jumansyah, usai buka bersama dengan Wartawan di Kantor PMI Kota Tangerang, di kawasan Modernland, Kelurahan Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Provinsi Banten.
Lebih jauh Oman menjelaskan, kebutuhan produk plasma di Indonesia cukup tinggi dan membutuhkan biaya sekitar Rp1 trilun.
Sementara sisa plasma yang terbuang juga cukup banyak dan tidak bisa di olah.
Untuk itu, PMI kota Tangerang akan melakukan kerjasama dengan korea Selatan dan Jepang agar produk plasma yang terbuang bisa bermanfaat kembali dengan baik
“Melihat kondisi ini kami berupaya agar keberadaan plasma dapat bermanfaat sepenuhnya,” ungkap Oman, Sabtu (6/4/2024).
PMI Kota Tangerang, tuturnya, memenuhi syarat untuk melakukan itu.
“Kami akan melakukan kerjasama itu dan sampai sekarang masih dalam kajian untuk langkah berikutnya,” papar Oman yang juga mantan Anggota DPRD Kota Tangerang. (Cak)






















