Rahasia Keripik Tempe Kriuk yang Awet Hingga Berbulan-bulan

HALOBANTEN, – Keripik tempe adalah camilan favorit banyak orang Indonesia. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang renyah memang bikin nagih. Tapi, pernahkah Anda mencoba membuat keripik tempe sendiri di rumah?

Dalam artikel ini, kami akan membagikan resep keripik tempe ekonomis yang kriuk dan tahan lama. Resep ini bahkan bisa membuat keripik tempe Anda awet hingga berbulan-bulan!

Resep ini sebenarnya sudah pernah dibagikan sebelumnya, namun kali ini ada penambahan dua bahan istimewa yang akan membuat keripik tempe Anda semakin renyah dan garing. Penasaran? Yuk, simak resepnya berikut ini:

Bahan-bahan:

  • 2 papan tempe bertekstur padat (sekitar 640 gram)
  • 300 gram tepung beras (sekitar 20 sdm)
  • 150 gram tepung tapioka (sekitar 10 sdm)
  • 75 gram tepung maizena (sekitar 5 sdm)
  • 2 butir kemiri sangrai, haluskan
  • 1 siung bawang merah, haluskan
  • 4 siung bawang putih, haluskan
  • ¼ sdt kencur bubuk
  • 8 gram kaldu bubuk rasa sapi (setara ½ sdm)
  • ½ sdt garam (sesuai selera)
  • 1 sdt ketumbar bubuk
  • ½ sdt micin (opsional)
  • ¼ sdt ansys (opsional)
  • 470-500 ml air dingin (sesuaikan kekentalan)
  • 1 butir telur
  • 4-5 lembar daun jeruk, rajang halus

Cara Membuat:

  1. Iris tempe tipis-tipis. Anda bisa menggunakan bantuan alat pengiris atau meminta bantuan penjual tempe untuk hasil yang lebih rapi.
  2. Adonan: Campurkan tepung beras, tepung tapioka, tepung maizena, kemiri sangrai halus, bawang merah halus, bawang putih halus, kencur bubuk, kaldu bubuk, garam, ketumbar bubuk, micin, dan ansys dalam wadah. Aduk rata.
  3. Tambahkan air dingin sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus dan tidak bergerindil. Kekentalan adonan akan mempengaruhi ketebalan lapisan tepung pada keripik.
  4. Masukkan telur dan rajangan daun jeruk, aduk rata. Pindahkan adonan ke wadah yang lebih panjang.
  5. Panaskan minyak goreng hingga suhu 160-170 derajat Celcius. Celupkan irisan tempe ke dalam adonan.
  6. Goreng tempe dengan api sedang sedikit besar hingga kokoh (sekitar 5 menit).
  7. Kecilkan api dan goreng kembali hingga matang luar dalam (sekitar 17-20 menit). Sesekali aduk agar matang merata.
  8. Besarkan api setelah tempe matang untuk mengurangi minyak yang menempel. Goreng selama 1-2 menit.
  9. Angkat dan tiriskan keripik tempe. Ulangi proses penggorengan hingga semua tempe habis.
  10. Tips Tambahan: Panggang keripik tempe yang sudah digoreng dalam oven dengan suhu 130-150 derajat Celcius selama 20-60 menit untuk hasil yang lebih renyah dan bebas minyak.

Tips dan Trik:

  • Gunakan tempe berkualitas baik yang padat dan terbuat dari kedelai murni tanpa campuran.
  • Pastikan tempe benar-benar garing saat digoreng agar hasilnya renyah sempurna.
  • Anda bisa memotong tempe menjadi dua bagian sebelum digoreng.
  • Panggang keripik tempe setelah digoreng untuk hasil yang lebih renyah dan tahan lama.
  • Gunakan minyak goreng berkualitas baik agar tidak banyak minyak yang terserap ke dalam tempe.
  • Simpan keripik tempe yang sudah dingin dalam wadah tertutup rapat.

Dengan resep ini, Anda bisa membuat keripik tempe yang tidak hanya lezat, tapi juga renyah dan awet hingga berbulan-bulan. Selamat mencoba! (*/bbs)

  • All
  • PROVINSI BANTEN
  • TANGERANG RAYA

BPBD Tangsel Susuri Sungai dan Darat Cari Anak Tenggelam di Cisadane

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan (BPBD Tangsel) susuri sungai dan darat mencari anak tenggelam di sungai Cisadane, dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Tangsel, Banten, Sabtu (25/7/2026) malam. Komandan Peleton (Danton) BPBD Tangsel, Dian Wiryawan, memberikan arahan langsung kepada personel gabungan. Mereka terdiri dari BPBD, Satpol PP, Trantib, […]

BREAKING NEWS: Anak 13 Tahun Tenggelam di Sungai Cisadane Pesona Serpong, Pencarian Masih Berlangsung

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Seorang anak usia 13 tahun tenggelam di sungai Cisadane dekat perumahan Pesona Serpong, Kademangan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Banten, Sabtu (25/7/2026) sore. Hingga berita ini terbit, petugas gabungan bersama warga masih lakukan pencarian di lokasi kejadian. Berdasarkan informasi, korban tengelam bernama Neil Angkasa Satria Negara (13), warga Kademangan RT 04/RW […]

Pelecehan Seksual Anak di Tangerang, Polisi Tangkap Guru Les

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pelecehan seksual anak di Tangerang terungkap setelah Polresta Tangerang menangkap seorang guru les berinisial AK (28). Polisi mencatat sekitar 29 anak laki-laki menjadi korban dalam perkara tersebut. Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memastikan penyidik terus mengembangkan kasus tersebut. Polisi juga mengutamakan perlindungan bagi seluruh korban selama […]

Baku Tembak di Citra Raya Tangerang Pecah, Polisi Kejar Komplotan Curanmor Bersenjata

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Baku tembak di Citra Raya Tangerang pecah, tepatnya di Bundaran 3 Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (24/7/2026). Polisi kini memburu dua terduga pelaku curanmor yang membawa senjata api. Sementara itu, rekaman video kejadian menyebar luas di media sosial. Video tersebut memperlihatkan seorang kepala petugas keamanan melepaskan tembakan peringatan ke […]

Kecelakaan Maut di Balaraja Tewaskan Pengendara Motor di Jalan Raya Serang

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kecelakaan maut di Balaraja merenggut nyawa seorang pengendara motor di Jalan Raya Serang KM 27 Kabupaten Tangerang, Banten, depan SPBU Pos Sentul, Jumat (24/7/2026). Satlantas Polresta Tangerang kini menyelidiki penyebab insiden tersebut. Sementara itu, korban berinisial EY (48), warga Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti. Adapun truk yang terlibat membawa pengemudi berinisial H […]

Program Sekolah Gratis Banten Terancam, Tujuh SMA Swasta Ajukan Mundur

Serang, HALOBANTEN.COM – Program Sekolah Gratis Banten berpotensi kehilangan tujuh SMA swasta setelah sekolah-sekolah tersebut mengajukan surat pengunduran diri kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Selain itu, Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten, Rachmat Tamam, menyebut pihaknya masih merekap seluruh dokumen pengajuan dari sekolah yang ingin keluar dari program tersebut. “Ada tujuh sekolah mengundurkan diri. […]