Pamulang, HALOBANTEN.COM – Rumah lapak pemulung di Jalan Raya Siliwangi, RT003/002 Kelurahan Pondok Benda Kecamatan Pamulang terbakar hebat, Senin (13/2/2023) malam.
Mesti tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun pemilik gubuk lapak merugi hingga puluhan juta rupiah.
Pantauan di lokasi, api dengan cepat membesar dan membumbung tinggi.
Penampakan itu membuat warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadin panik.
Mereka pun berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.
Lokasi kejadian berada di seberang RS Permata Pamulang.
Wardih (42) warga yang tinggal di belakang RS Permata Pamulang menururkan, lokasi kejadian berada di RT 003 RW 002 Kelurahan Pondok Benda Pamulang.
Namun dia tidak tahu persis penyebab kebakaran tersebut.
Ketua RT 03 RW 02 Pondok Benda, Imam mengatakan, lokasi kebakaran merupakan tempat pemukiman dan tempat bahan-bahan plastik lapak pemulung yang mudah terbakar.
“Saya dapat laporan masyarakat katanya ada api gede di lokasi ini bahan-bahan plastik sampah,” sambungnya.
Sekretaris Kelurahan Pondok Benda, Sony yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kebakaran mengatakan, sebelum api membesar, terdengar suara seperti ledakan petasan.
Kemudian api membesar dengan cepat. Warga panik lantaran api sudah membesar. Dia pun langsung menuju lokasi untuk melihat kejadian tersebut.
“Ini tempat pemulung dan ada tiga keluarga, Alhamdulillah tidak ada korban,” pungkasnya.
Komandan Peleton (Danton) Alfa pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Tangerang Selatan, Gunawan menerangkan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 22.20 WIB, pada Senin (14/2/2023).
“Yang terbakar area gubuk pemulung dengan luas 10 x 7 meter persegi,” ujarnya, Selasa (14/2/2023).
Pihaknya menduga penyebab kebakaran tersebut akibat korsleting listrik.
Pihaknya menerjunkan lima unit mobil damkar ke lokasi kebakaran untuk menjinakkan api.
“Tidak ada korban jiwa, kerugian materil ditaksir Rp70 juta,” tutupnya.
Reporter/Editor: Jek Jarkasih















