Pertama memiliki akhlak yang baik. Kedua memiliki kemampuan berfikir yang sehat dan kuat.
“Kemudian ketiga yang paling terpenting adalah terus mendekatkan diri dan berserah diri pada Tuhannya yakni Allah SWT,” kata Uten.
Oleh karena itu, penting bagi para santri dan anak-anak yatim untuk memiliki tiga hal tersebut.
Untuk mendapat kan tiga poin itu, salah satu tempat yang tepat adalah di Pondok Pesantren Nurul Ihsan ini.
Orang yang memiliki kemampuan berfikir yang kuat pasti bisa menguasai dunia.
Di kemudian hari bisa menjadi seorang pengusaha, bisa jadi pengacara, politisi, bisa jadi wartawan dan penulis yang tulisannya dibaca banyak orang.
“Kalau anda ingin menjadi orang sukses maka sukseskan orang lain,” imbuhnya.
Sementara, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ihsan KH Sobary menyampaikan terima kasih kepada Tangsel Club yang sudah menyalurkan sumbangsihnya untuk anak-anak yatim dan para santri.
Dia berharap, kegiatan ini tidak hanya sebatas seremonial tapi rutin dilakukan di setiap momen.
“Mudah-mudahan kegiatan ini diikuti juga oleh organisasi lainnya,” tuturnya.
Acara ditutup dengan doa oleh KH Janani dan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa serta buka puasa bersama.
(Jek/Red)















