Taruh Alat Berat di Gerbang Masuk Perumahan Dinas Puspiptek, Utusan BRIN Beri Klarifikasi ini?

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Kemunculan alat berat jenis Beko di gerbang masuk Blok III Perumahan Dinas Puspiptek menimbulkan kegaduhan bagi para pensiunan peneliti dan ilmuwan yang menghuni rumah dinas yang berlokasi di kawasan Puspiptek/BRIN di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Senin (27/5/2024).

Terlebih saat ini sedang memanasnya hubungan antara para pensiunan peneliti dan ilmuwan Puspiptek dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyusul rencana pengosongan paksa rumah dinas atau rumah negara di kawasan itu serta rencana pelebaran Jalan Lingkar BRIN.

Terkait keberadaan alat berat, salah satu staf BRIN, Heri Susanto datang ke lokasi menemui warga Perumahan Dinas Puspiptek yang sudah sejak pagi berkumpul untuk menghadang alat berat tersebut.

BACA JUGA

Heri yang tiba sekitar pukul 14.00 WIB itu menjelaskan bahwa alat berat jenis Beko ini akan digunakan untuk proyek pelebaran jalan Raya Puspiptek menuju akses Jalan Lingkar BRIN yang akan berlangsung mulai 25 Mei – 25 Juni 2024.

“Untuk proyek pelebaran jalan ini, BRIN sudah meminta konsultan dari Kementerian PUPR untuk mendesain ruas jalan yang akan dilebarkan,” kata Heri kepada warga Perumahan Dinas Puspiptek di lokasi.

Terkait kehadiran alat berat yang didatangkan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan sebelumnya hingga menimbulkan kegaduhan, Heri pun menyampaikan permintaan maaf.

Heri bertanggungjawab terhadap keamanan objek vital BRIN ini berdalih hanya menjalankan tugas. Sedangkan untuk alat berat tersebut merupakan ranahnya pelaksana di lapangan.

Kedatangan Heri sekaligus menegaskan surat yang dikeluarkan oleh Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN Nomor

2325/DIRI-BRIN/KST-BJH/05/2024 tanggal 25 Mei 2024, tentang Izin Kerja PT Kiandra Alam Semesta (menginap di lokasi kerja) Pekerjaan Pelebaran Jalan Lingkar BRIN.

Dalam surat yang ditujukan kepada Tim KST BJ Habibie Serpong dan Tim Penanggungjawab KST BJ Habibie Serpong tersebut, Koordinator Pemeliharaan Gedung KST BJ Habibie Serpong, Luthfi Chandraden, menyampaikan bahwa akan ada pekerjaan pelebaran Jalan Lingkar BRIN oleh PT Kiandra Alam Semesta.

Pekerjaan tersebut akan dilaksanakan mulai 25 Mei sampai 25 Juni 2024.

“Untuk itu, mohon diizinkan pelaksanaan pekerjaan tersebut, dan kami mohon izin untuk menggunakan area lokasi sebagai tempat tinggal untuk tim para pekerja selama melaksanakan pekerjaan tersebut,” terang Luthfi dalam surat tersebut.

Ketua Pioner Penghuni Rumah Negara Puspiptek (PPRNP) Pardamean Sebayang, kemunculan alat berat secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan itu telah membuat warga Perumahan Dinas Puspiptek resah.

“Alat berat ini diletakkan saja di sini, mana surat izinnya? Apa segala macem operasionalnya ini. Gak ada, tau-tau sudah pergi aja supirnya itu.” ujar Perdamean Sebayang.

Dia juga mempertanyakan kehadiran puluhan orang tak dikenal berpakaian preman di lokasi tempat alat berat Beko itu berada.

Puluhan orang tak dikenal itu berpencar di beberapa sudut tempat mengelilingi gerbang masuk Blok III Perumahan Puspiptek

Merespon hal itu, dua orang anggota polisi yang mengamankan lokasi langsung membubarkan puluhan orang tak dikenal tersebut. (Alif)

BERITA LAINNYA