Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Dalam rangka mencegah stunting di Kota Tangerang, Dinas Pendidikan Kota Tangerang memasifkan sosialisasi dan edukasi stunting melalui sekolah-sekolah dasar (SD).
Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, Jamaluddin menjelaskan, kegiatan tersebut di lakukan bersama 13 koordinator wilayah (Korwil) pendidikan Kecamatan se Kota Tangerang.
Mereka, katanya, akan melakukan sosialisasi dan edukasi stunting di setiap sekolah.
Mulai dari mewajibkan program Sekolah Sehat, imunisasi pelajar, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga Kantin Sehat dan lainnya.
“Sosialisasi cegah stunting sebelum genting ini akan berlangsung di 13 kecamatan, dengan rangkaian kegiatan yang variatif,” ungkap Jamal, Jumat (21/6/2024).
Sementara itu, Korwil Pendidikan Kecamatan Tangerang, Siti Kholidah mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya menghadirkan narasumber.
Seperti, katanya, dr. Yumelda Ismawir dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Ia akan memaparkan soal pencegahan stunting dari dalam rumah. Baik secara asupan, kebersihan rumah hingga penanganan jika anak tengah terpapar stunting.
“Di kegiatan ini, ratusan pelajar juga makan sehat bersama,’ tandasnya.
Bahkan di kegiatan itu, sambungnya, anak-anak mendapat hiburan, seperti tari-tarian, olah vokal yang menampilkan siswa-siswa berprestasi di Kota Tangerang
Adapun tren prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang, imbuhnya, terus menurun. Tahun 2018 pada angka 19,1 persen dan menjadi 11,8 persen di tahun 2022.
Kenaikan terjadi pada tahun 2023 dengan angka 17,6 persen, meskipun masih di bawah angka Provinsi Banten yaitu 24 persen dan nasional di 21,5 persen.
Upaya penurunan stunting terus berjalan melalui 1.097 posyandu di 104 kelurahan di Kota Tangerang.
Dengan cara melakukan intervensi serentak pencegahan stunting, melalui program Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas), yang berlangsung selama Juni 2024. (Cak)























