News » BANTEN » Breaking News: Gapura MTQ Ke-14 Tangerang Selatan di Ciputat Timur Ambruk Jelang Pawai Ta’aruf

Breaking News: Gapura MTQ Ke-14 Tangerang Selatan di Ciputat Timur Ambruk Jelang Pawai Ta’aruf

Ciputat Timur, HALOBANTEN.COM – Gapura MTQ ke-14 tingkat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Ciputat Timur ambruk jelang pawai ta’aruf, Rabu (08/2/2023).

Gapura Selamat Datang Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-14 tingkat Kota Tangerang Selatan itu ambruk tertiup angin sekitar pukul 12.00 Wib.

Padahal, gapura yang beridiri di depan pintu masuk Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UIN Syarif Hidayatullah Ciputat Timur itu terbuat dari konstruksi besi.

BACA JUGA

Ambruknya gapuran di Ciputat Timur tersebut terjadi tepat sebelum berlangsungnya pelaksanaan pawai ta’aruf MTQ Ke-14 tingkat Kota Tangerang Selatan.

Akibat kejadian itu, panitia pelaksana MTQ ke-14 tingkat Kota Tangerang Selatan pun berjibaku mengevakuasi gapura ambruk yang kondisinya rusak parah.

Seorang wanita yang mengaku bagian dari panitia dari kecamatan setempat mengatakan, gapura itu ambruk oleh angin kencang lantaran lokasi berdirinya gapura berada tak jauh dari Situ Gintung.

“Angin kencang banget, Masya Allah, berterbangan semua. Karena kan mungkin di situ (ada) Situ,” katanya.

“Jadi hembusan angin ke atas kenceng banget,” sambung wanita tersebut di lokasi ambruknya gapura, Rabu (08/2/2023).

Wanita dengan mengenakan kebaya warna hijau-hijau itu juga sempat melarang wartawan yang hendak mengambil foto gapura yang sudah ambruk dan berantakan tersebut.

Dia berdalih, panitia lainnya sedang menuju ke lokasi gapura selamat datang yang ambruk tersebut.

“Jangan di foto pak, saya mohon jangan di foto. Ini mau kita rapihin pak,” pintanya.

“Namanya udah begini, ya mau nggak mau, harus di angkat dan di rapihin,” ungkapnya.

Dia menurutkan, sebelumnya juga ada tenda MTQ yang roboh akibat terhempas angin.

Dia pun menyayangkan adanya insiden tersebut. Apalagi selang berapa lama, pawai ta’aruf segera di mulai.

“Kemarin yang di sana, tenda di dalam roboh akibat angin. Ini kan posisinya turunan, pohonnya pada tinggi-tinggi,” tuturnya.

“Yah namanya faktor alam, kita sih menginginkan konstruksinya bagus. Bismillah aja, mudah-mudahan lancar,” ujarnya.

Reporter    : Hendra

Editor        : Jek Jarkasih

BERITA LAINNYA