Serang, HALOBANTEN.COM – Sebanyak 404 perusahaan yang ada di Provinsi Banten terima anugerah K3 Award 2023 dari Pemprov Banten.
Penyerahan berlangsung di Pendopo Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Rabu (22/2/2023).
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten Septo Kalnadi melaporkan, ada sebanyak 404 perusahaan yang mengikuti ajang K3 Award Tingkat Provinsi Banten Tahun 2023.
Ratusan perusahaan tersebut tersebar di Kabupaten/Kota se Provinsi Banten.
Septo Kalnadi mengatakan, terdapat 4 kategori penghargaan.
Antara lain, Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident).
Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3).
Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS, dan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.
“Pendaftaran kita lakukan secara online. Penilaian mulai dari Oktober 2022 dan berakhir di Januari 2023,” kata Septo Kalnadi.
“Dalam penilaian ini pihaknya berkunjung ke perusahaan untuk melakukan verifikasi ke lapangan.
Pada Anugerah K3 Award Provinsi Banten 2023 ini ada sebanyak 115 perusahaan yang mendapatkan penghargaan P2K3.
Sebanyak 116 perusahaan meraih penghargaan Zero Accident.
Sebanyak 101 perusahaan meraih penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 dan 32 perusahaan meraih penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19.
“Harapannya perusahaan lebih memperhatikan pekerjaan dalam hal menciptakan suasana dan budaya K3 di tempat kerja,” kata Septo Kalnadi.
Tujuan akhirnya meminimalisir kecelakaan. “Kita juga kampanyekan budaya K3 untuk memperkecil itu,” katanya.
Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Provinsi Banten M Tranggono mengatakan, dengan menerapkan budaya K3 yang baik, dapat terhindar dari risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.
“Pada akhirnya akan terwujudnya pekerjaan yang layak,” ucap Trenggono membacakan sambutan Pj Gubernur Banten.
Penghargaan tersebut merupakan kepedulian dan dukungan Pemprov Banten terhadap perlindungan tenaga kerja.
Adaptif bagi semua pekerja dalam menghadapi perubahan dunia kerja dengan memperhatikan perlindungan tenaga kerja, tingkat perlindungan, dan tingkat kepatuhan.
“Selain itu, Pemerintah Provinsi Banten juga mendorong adanya K3 yang inklusif dan komprehensif,” kata Tranggono.
Pihaknya berpesan kepada pengusaha, pekerja dan serikat pekerja untuk menjadikan K3 sebagai prioritas perhatian bersama.
Tujuannya, untuk menciptakan kondisi kerja yang aman, sehat, dan nyaman.
Sehingga dengan itu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pekerja.
“Kalau pekerja dapat melaksanakan kegiatan dengan baik konsekuensinya ini akan menimbulkan kinerja yang baik di perusahaan,” jelas Trenggono.
“Dengan kinerja yang baik di perusahaan, konsekuensinya meningkatkan iklim ekonomi di Provinsi Banten,” ujar M Tranggono.
Di tempat yang sama, Operation Head PT Thermax International Indonesia Remon Simatupang mengatakan, pihaknya meraih dua penghargaan, yakni penghargaan Zero Accident dan P2K3 merupakan hasil semua pihak di perusahaan, baik karyawan maupun manajemen.
“Ini hasil dari semua pihak yang ada di perusahaan, dengan mencapai ini tentunya bagi kita dan karyawan untuk lebih semangat bekerja dan customer juga percaya kepada kita,” imbuhnya.
Pentingnya menerapkan budaya K3 dalam meminimalisir kecelakaan saat bekerja sangat penting karena dapat meningkatkan produktivitas perusahaan yang maksimal dan perusahaan dapat fokus dalam program pencegahan.
“Kita terus melakukan sosialisasi kepada seluruh karyawan yang ada dan memberikan pemahaman keselamatan itu sangat penting. Bukan hanya untuk karyawan tetapi juga keluarga karyawan,” tandasnya.
Reporter: MG1
Editor: Jek Jarkasih


















