Tangerang, HALOBANTEN.COM – Kasus stunting di Kabupaten Tangerang Banten masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah setempat.
Bahkan sejak Februari hingga Agustus 2023, angka kasus stunting di Kabupaten Tangerang Banten hanya turun dua digit dari 2,9 persen menjadi 2,7 persen.
Guna menekan angka stunting di Kabupaten Tangerang, Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony, meminta kepada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan seluruh stakeholder terkait agar mengoptimalkan koordinasi dan perannya.
Dia optimis bahwa langkah konvergensi akan terwujud jika program di setiap wilayah dilakukan secara terpadu dan terintegrasi. Semua unsur harus berkolaborasi dan menjalin sinergi untuk memperkuat komitmen dan bergerak menekan angka stunting di Kabupaten Tangerang.
“Peran setiap kecamatan dalam upaya penurunan stunting sangat penting. Saya mminta pihak kecamatan membantu menggerakkan kembali posyandu-posyandu untuk mendeteksi dini dan mengintervensi gangguan pertumbuhan balita dan ibu hamil,” kata Andi Ony di Hotel Aryaduta, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan laporan yang diterimanya, tercatat kasus stunting di Kabupaten Tangerang pada Agustus 2023 turun menjadi 2,7 persen dibandingkan Februari 2023 yang menyentuh angka 2,9 persen.
(Red)























