Tigaraksa, HALOBANTEN.COM – Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,8 miliar untuk pengadaan pakaian dinas baru bagi 50 anggota DPRD Kabupaten Tangerang.
Anggaran ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024.
Setiap anggota dewan akan menerima lima jenis pakaian dinas baru.
Termasuk pakaian batik tradisional daerah, pakaian dinas lapangan, pakaian seragam lengkap, pakaian seragam resmi, dan pakaian sipil harian.
Salah satu keistimewaan pakaian dinas baru ini adalah penggunaan bahan wool Italia.
Berdasarkan data yang tercantm dalam SiRUP LKPP, proses pengadaan akan dimulai pada Maret 2024 dan ditargetkan selesai pada Juni 2024.
Penggunaan pakaian dinas baru ini akan berlangsung dari April 2024 hingga Maret 2025.
Selain anggaran untuk pakaian dinas, terdapat pula anggaran senilai Rp 1,1 miliar untuk pembelian karpet custom dan tirai/roller blinds.
Anggaran pengadaan pakaian dinas dan karpet/tirai ini menuai beragam komentar dari masyarakat.
Ada yang mendukung, namun ada pula yang mempertanyakan urgensinya di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Sekarang masyarakat sedang merasakan kesulitan luar biasa, harga sembako serba mahal, nyari duit susah,” tutur Saehu, warga Cisauk kepada halobanten.com, Selasa (05/3/2024).
Menurutnya, dalam kondisi seperti saat ini tidak sepantasnya wakil rakyat menghamburkan uang hingga miliaran rupiah hanya untuk pakaian dan karpet.
Sebaiknya, anggaran tersebut dialokasikan untuk berbagai kebutuhanyang benar-benar menyentuh dan dirasakan oleh masyarakat.
“Untuk alokasi belanja kebutuhan anggota dewan itu terlalu besar,” pungkasnya.
Rincian Anggaran:
Pakaian Dinas: Rp 1,8 miliar
- 5 jenis pakaian untuk 50 anggota dewan
- Bahan wool Italia
Karpet dan Tirai/Roller Blinds: Rp 1,1 miliar
- Nylon Printing 36 Oz dan Roller Blinds Blackout Chain 38
(Red)






















