Jakarta, 17 Agustus 2023 – Astra melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA) memperkuat kolaborasi dengan Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) dalam pengembangan pertanian buah naga di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan profitabilitas produk buah naga, serta meningkatkan kesejahteraan petani buah naga.
Dalam kunjungannya ke Banyuwangi pada akhir pekan lalu, Sekretaris Pengurus YDBA, Ema Poedjiwati Prasetio; Bendahara Pengurus YDBA, Tarsisius Wijaya; dan Wakil Direktur Bidang Akademi dan Kerjasama Polbangtan Malang, Dr.Ir. Novita Dewi K., S.Pt., M.Si., IPU, berkesempatan untuk melihat langsung kondisi lahan buah naga yang dibudidaya oleh para petani binaan.
Ema Poedjiwati Prasetio menyampaikan bahwa untuk memperluas pasar buah naga, selain QCD (quality, cost, delivery) yang harus dipenuhi petani, kolaborasi bersama petani lain juga menjadi penting untuk memenuhi permintaan pasar baik di dalam maupun luar negeri. Dengan kolaborasi, tentu para petani bisa berkomunitas bersama-sama memenuhi produk yang dibutuhkan customer.
Ema juga berharap para petani dapat terus melakukan improvement, terutama dalam mengolah buah naga menjadi produk yang bernilai tambah. Ema juga menambahkan, hadirnya Polbangtan Malang sebagai expert diharapkan dapat terus mendukung petani buah naga menghasilkan produk-produk berkualitas yang dapat dipasarkan di dalam maupun luar negeri.
Sedangkan Dr.Ir. Novita Dewi K., S.Pt., M.Si., IPU dalam kunjungan ini menyampaikan bahwa kolaborasi Polbangtan Malang dan YDBA ini menjadi penting, sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan pertanian yang berkelanjutan dan inovatif.
Novita berharap dengan pendampingan tersebut, dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani serta dapat meningkatkan produktivitas, kualitas dan profitas produk buah naga.
Petani Buah Naga – Nanang Prasetyo Nanang Prasetyo merupakan petani muda binaan YDBA yang mulai membudidayakan buah naga sejak tahun 2018. Semangat dan komitmennya dalam mengikuti pembinaan UMKM yang diberikan YDBA maupun Polbangtan Malang berhasil meningkatkan kompetensinya dalam budidaya buah naga yang berdampak pada perluasan pasar.
Nanang mengaku, berkat pembinaan baik manajemen maupun teknis yang diberikan YDBA dan Polbangtan Malang, memberikan dampak positif bagi perkembangan usahanya, termasuk pasar yang semakin luas. Saat ini nanang dipercaya para anggota Kelompok Tani Tunas Sejahtera di Desa Temurejo sebagai ketua/leader dalam memasarkan buah naganya baik ke pasar tradisional maupun moderen.
Petani Buah Naga – Sumartini Sumartini merupakan salah satu petani pilot binaan YDBA di Banyuwangi, Jawa Timur yang melakukan budidaya buah naga sejak tahun 2014. Budidaya buah naga dilakukan Sumartini dengan sistem organik.
Untuk meningkatkan kompetensinya, terutama bagaimana Sumartini bisa melakukan ekspor buah naga ke luar, Sumartini komitmen dan konsisten dalam mengikuti pembinaan yang dilakukan oleh YDBA bersama Polbangtan Malang.
Berkat komitmennya tersebut lah, Sumartini saat ini paham bagaimana kualitas buah naga untuk pasar ekspor. Sebagai hasil dari usahanya, Sumartini berhasil memasok hasil budidayanya ke beberapa negara seperti Singapur dan Prancis.
Kini, Sumartini juga tengah melakukan pengembangan terkait produk olahan buah naga, salah satunya kerupuk yang saat ini tengah dilakukan uji coba masa kadarluasa dan trial packaging.
Petani Buah Naga – Sugeng Riyadi Sugeng Riyadi menjadi salah satu petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Sinarcabe di Desa Sumbermulyo. Sugeng merupakan salah satu petani aktif yang menjalankan pertanian secara organik sejak tahun 2014.
Bersama Sumartini, Sugeng mengotimalkan limbah pertanian tersebut menjadi kompos. Kompetensi dalam melakukan budidaya buah naga semakin meningkat bersamaan dengan aktifnya Sugeng mengikuti pembinaan yang dilakukan YDBA dan Polbangtan Malang.
Sugeng mengaku, bukan hanya kompetensi yang meningkat, namun juga pendapatan bulanan yang meningkat. Sugeng berharap, pembinaan yang dilakukan YDBA bersama Polbangtan Malang dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kompetensinya dalam melakukan budidaya buah naga yang lebih baik lagi.
YDBA dan Polbangtan Malang berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan dapat memberikan manfaat bagi para petani buah naga di Banyuwangi. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengembangkan pertanian yang berkelanjutan dan inovatif. (Red)















