Ciputat Timur, HALOBANTEN.COM– Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie, paparkan rencana pembangunan di Ciputat Timur.
Pemaparan itu dia sampaikan saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2024 tingkat Kecamatan Ciputat Timur, Selasa (31/1/2023).
Benyamin memaparkan program-program yang telah terlaksana selama tahun 2022 serta rencana pembangunan di Ciputat Timur pada 2023.
“Program yang telah terlaskana tahun 2022 yaitu peningkatan 82 jalan lingkungan se-Ciputat Timur,” kata Benyamin Davnie.
Kemudian, pembangunan 94 saluran drainase, pembangunan jaringan pipa air bersih, gedung kecamatan, penyusunan dokumen detail engineering design (DED).
Selanjutnya, kajian perencanaan bangunan kantor wilayah kecamatan, rehabilitasi SD negeri sebanyak 5 kegiatan.
Updating peta dasar dan tematik kecamatan Ciputat Timur, dan pembangunan jaringan instalasi PJU di 6 kelurahan.
“Dan di tahun 2023, berbagai program akan kita laksanakan di Kecamatan Ciputat Timur,” papar Benyamin Davnie.
Meliputi, perencanaan pembangunan prasarana sumber daya air rumah pompa sebanyak 1 kegiatan, pembangunan dan pengawasan pembangunan pedestrian jalan 3 kegiatan.
Pembangunan saluran drainase kota sebanyak 19 saluran, pembangunan sodetan kali sebanyak 1 kegiatan, peningkatan jalan sebanyak 2 kegiatan.
Penyusunan kajian inglet situ sebanyak 2 kegiatan, rehab gedung dan sarana prasarana SMP negeri sebanyak 10 kegiatan.
“Pembuatan dan peningkatan penataan taman sebanyak 3 kegiatan,” tambah Benyamin Davnie.
Lalu, perbaikan ruang guru dan sarana sekolah, dan pembangunan PJU Tangsel Terang di Kecamatan Ciputat Timur.
“Tahun ini kita tambah se-Tangerang Selatan 7.500 titik,” jelas Benyamin Davnie.
Untuk itulah kata Benyamin Davnie, rencana pembangunan tersebut tidak akan berjalan sukses tanpa dukungan dari masyarakat.
Melalui kegiatan musrenbang inilah, dia berharap partisipatif dan dialogis secara positif agar pembangunan ini tepat sasaran.
“Dengan Musrenbang saya harap dapat mencerminkan semangat musyawarah partisipatif dan dialogis,” harap Benyamin Davnie.
“Manfaatkan semua potensi sumber daya yang dimiliki oleh pemerintah dan juga kelompok masyarakat lain,” ujarnya.
Dengan mengokohkan kunci Musrenbang yaitu kebersaaman kolaborasi, koordinasi akan dapat melahirkan kebsahan perencaan pembangunan demi wujudkan pembangunan.
“Kita hadir disini atas nama undang-undang dalam rangka menyepakati permasalahan dan prioritas pembangunan daerah, menyepakati program kegiatan patuh indikator dan kinerja serta lokasi, menyelaraskan program kegiatan pembangunan dengan prioritas di provinsi, dan klarifikasi program kegiatan,” jelasnya.
Editor: Jek Jarkasih

















