Serang, HALOBANTEN.COM – Bupati Serang minta dampak negative digitalisasi jadi pembahasan di acara Muyawarah Wilayah (Muswil) IV Muhammadiyah dan Aisyiyah Banten.
Pesan itu Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sampaikan saat menerima silaturahmi Pengurus Wilayah Muhammadiyah Provinsi Banten, di Pendopo Bupati Serang, Jumat (24 /2/2023).
Kunjungan silaturahmi sendiri dalam rangka persiapan Muswil IV Muhammadiyah dan Aisyiyah Banten yang akan berlangsung Sabtu (25/2/2023).
Tatu Chasanah berharap sinergi Pemkab Serang dengan Muhammadiyah semakin kuat, terutama dalam program pendidikan.
“Kalau soal fisik, saya (Pemda,Red) sanggup, namun untuk pembangunan manusia, saya ingin mengajak bersama-sama,” kata Tatu Chasanah.
Menurut Tatu Chasanah, Pemkab Serang perlu mempersiapkan sumber daya manusia, yang akan mengisi masa depan Kabupaten Serang dengan baik.
“Kondisi saat ini serba modern dan serba digitalisasi. Ada hal negatif yang bisa saja menyusup ke generasi kita, ini harus kita cegah bersama,” ujarnya.
Tatu berharap, fenomena era digitalisasi bisa menjadi pembahasan dalam Muswil Muhammadiyah Banten.
Tak hanya pembahasan namun juga menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah pusat dan daerah.
“Saya juga pernah meminta kepada MUI Kabupaten Serang untuk membuat konsep. Kemudian membuat program berkelanjutan,” ujarnya.
Ia yakin, jika akidah generasi masa depan kuat maka bisa menjadi benteng dalam menghadapi era globalisasi.
“Saya berharap ada usulan program dari Muhammdiyah dan prioritas di Kabupaten Serang,” imbuhnya.
Ketua PW Muhammadiyah Banten, M Syamsuddin berharap, Muswil IV Muhammadiyah dan Aisyiyah Banten bisa membawa kemajuan bagi Provinsi Banten, dan khususnya Kabupaten Serang.
“Mungkin nanti ada program yang bisa sinergi dengan Bupati Serang. Kami punya berbagai program yang sudah dan akan dilaksanakan,” ujarnya.
Reporter: MG1
Editor: Jek Jarkasih























