Kota Serang, HALOBANTEN.COM – Gubernur Banten Andra Soni secara langsung melepas ekspor enam ton emping ke Arab Saudi. Andra berharap produk emping dari Banten ini bisa memperluas pasar hingga ke Malaysia dan Tiongkok.
Andra Soni melepas 6,480 ton emping dan olahan melinjo buatan CV Naufan Putra. Pelepasan berlangsung di Kantor UPTD Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Provinsi Banten.
Ekspor ini bernilai USD 35.640 atau setara dengan Rp 573 juta. Andra menjelaskan, pasar utama ekspor emping ini adalah diaspora Indonesia yang rindu akan makanan khas tanah air. Menurutnya orang asing umumnya tidak terbiasa menyantap emping.
“Orang luar negeri tidak bisa makan emping, tapi orang Indonesia bisa makan dan kangen makan emping, maka kita ekspor ke Saudi,” ungkap Andra.
Selain Arab Saudi, Andra juga menargetkan pasar ekspor lain seperti Tiongkok, Taipei, Hong Kong, dan Malaysia karena memiliki populasi diaspora Indonesia yang cukup besar. Ia juga meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Banten untuk lebih fokus mendorong komoditas unggulan lain agar bisa menembus pasar internasional.
Kepala Disperindag Provinsi Banten, Babar Suharso, menyebutkan masih banyak potensi ekspor lain dari Banten selain emping. Produk-produk tersebut antara lain gula aren, talas beneng, dan bubuk kakao. Babar juga menambahkan, bubuk kakao menjadi komoditas ekspor unggulan kedua dari Banten setelah produk kimia.
(Jek/Red)
























