Garuda Indonesia Tunjuk Fadjar Prasetyo, Chairal Tanjung dan Timur Sukirno Jadi Komisaris

Jakarta, HALOBANTEN.COM – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Perusahaan) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023, Rabu (22/5) di Kantor Pusat Garuda Indonesia.

Rapat ini dihadiri/diwakili oleh pemegang saham sebanyak 67.555.711.227 lembar saham atau 73,85% dari total pemegang saham Garuda Indonesia.

Dalam Rapat ini, sesuai dengan ketentuan Kuorum Kehadiran, RUPST membahas beberapa agenda terkait kinerja Perseroan pada tahun buku 2023.

BACA JUGA

Agenda tersebut mencakup Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2023, termasuk Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Perseroan, serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris yang berakhir pada 31 Desember 2023.

Selain itu, juga dibahas mengenai pelunasan dan pembebasan tanggung jawab penuh kepada anggota Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2023.

Rapat juga membahas penunjukan Kantor Akuntan Publik dan/atau Akuntan Publik untuk mengaudit Laporan Keuangan Perseroan Tahun Buku 2024 dan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil (PUMK) Perseroan Tahun Buku 2024, serta perubahan pengurus Perseroan.

Dalam Rapat, disepakati perubahan pengurus Perseroan yang menunjuk Marsekal TNI (Purn.) Fadjar Prasetyo sebagai Komisaris Utama/Komisaris Independen, menggantikan Timur Sukirno yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen.

Selain itu, Enny Kristiani diangkat sebagai Direktur Human Capital & Corporate Service menggantikan posisi Rahmat Hanafi yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur Human Capital, menggantikan posisi Almarhum Salman El Farisiy yang meninggal pada awal tahun 2024.

Susunan Direksi Garuda Indonesia saat ini adalah sebagai berikut:

Direktur Utama  : Irfan Setiaputra

Direktur Keuangan dan Manajemen Resiko  : Prasetio

Direktur Niaga  : Ade R. Susardi

Direktur Operasi   : Tumpal Manumpak Hutapea

Direktur Teknik   : Rahmat Hanafi

Direktur Human Capital dan Corporate Service   : Enny Kristiani

Dewan Komisaris Garuda Indonesia adalah sebagai berikut:

Komisaris Utama/Komisaris Independen  : Marsekal TNI (Purn.) Fadjar Prasetyo

Komisaris   : Chairal Tanjung

Komisaris Independen  : Timur Sukirno

Irfan Setiaputra, Direktur Utama Garuda Indonesia, menyatakan bahwa melalui laporan kinerja Perusahaan pada RUPS Tahun Buku 2023, Garuda Indonesia optimis dapat mempertahankan kinerja yang baik, terutama dengan melihat peningkatan pendapatan usaha dan EBITDA yang terus tumbuh positif.

“Garuda Indonesia akan terus mengoptimalkan berbagai inisiatif di berbagai lini bisnis yang memiliki potensi dalam mendukung pendapatan Perusahaan,” kata Irfan.

Ia juga menekankan bahwa tahun 2023 merupakan tahun perbaikan dan pembuktian bagi Garuda Indonesia, yang tercermin dalam penguatan kinerja usaha di tengah fase pemulihan pasca restrukturisasi pada akhir tahun 2022.

Garuda Indonesia juga menekankan komitmennya dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG) melalui inisiatif dekarbonisasi dan kontribusi dalam uji coba penerbangan komersial pertama di Indonesia menggunakan bioavtur J2.4 berbasis minyak kelapa sawit, serta keterlibatan aktif dalam pengembangan Kabupaten Nias Barat.

Dengan berbagai inisiatif strategis, Garuda Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan usaha secara grup sebesar 18,07% pada Kuartal 1-2024 menjadi US$711,98 juta dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian ini didukung oleh pertumbuhan pendapatan di berbagai lini usaha, termasuk penerbangan berjadwal dan tidak berjadwal.

“Dengan inisiatif kinerja yang berkelanjutan dan optimisme atas prospek industri aviasi, kami yakin upaya untuk membawa Garuda Indonesia kembali ke kondisi yang sehat akan terus berjalan sesuai proyeksi,” tutup Irfan. (Red)

BERITA LAINNYA