Tangerang, HALOBANTEN.COM – PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Tangerang, bersama para pelajar Sinarmas World Academy (SWA) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) laksanakan tanam mangrove di Ketapang Urban Aquaculture, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/3/2023).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi ini merupakan bagian dari program kolaborasi restorasi mangrove melalui eco-education dan eco-tourism dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Meski hujan mengguyur kawasan tersebut namun tak mengendurkan semangat para pelajar, jajaran karyawan IKPP Tangerang dan pengurus PWI Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang untuk melakukan penanaman mangrove.
Di sela acara penanaman mangrove juga dilakukan pelepasan kepiting mimi di lokasi tersebut.
“Program kolaborasi restorasi mangrove ini merupakan upaya kami untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan-kegiatan lingkungan yang dapat berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” kata Head of Sustainability PT IKPP Tangerang, Kholisul Fatikhin di lokasi acara.
Melalui program ini juga pihaknya dapat mengajak lebih banyak lagi elemen-elemen masyarakat.
Tidak hanya menanam namun juga dapat meningkatkan kepedulian lingkungannya dengan datang ke lokasi ini.
Kholisul mengatakan bahwa kegiatan ini juga dalam rangka mendukung upaya pemerintah merehabilitasi mangrove dalam rangka penurunan emisi karbon melalui Folu Net Sink 2030.
“Selain merehabilitasi habitat laut, mangrove juga memiliki potensi besar dalam penyerapan karbon,” ujar Kholisul Fatikhin.
Sekretaris Camat Mauk Saepul Anwar sangat mendukung acara tersebut.
“Kami menyambut baik dukungan yang diberikan PT IKPP Tangerang dan semua pihak yang terlibat dalam acara penanaman mangrove ini. Ini adalah langkah kecil yang dapat memberikan dampak besar bagi lingkungan sekitar,” kata Saepul Anwar.
Salah satu murid SWA Qiara yang ikut acara tersebut mengaku senang dapat berpartisipasi dalam acara ini.
Selain dapat belajar lebih banyak tentang lingkungan, dia juga dapat memberikan kontribusi kecil untuk melindungi lingkungan melalui penanaman mangrove.
Sementara, Ketua PWI Tangerang Selatan Ahmad Eko Nursanto juga menyambut positif acara ini.
“Kami mengapresiasi upaya PT IKPP Tangerang dalam program restorasi mangrove ini,” kata Eko.
“Kami berharap acara seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” jelasnya.
PT IKPP Tangerang sendiri telah menjadi pelopor penanaman mangrove di lokasi Ketapang Urban Aquaculture dengan total 175 ribu bibit telah ditanam di lokasi tersebut sejak tahun 2018.
Dengan adanya program restorasi mangrove, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Penanaman pohon mangrove sendiri sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan sebagai benteng alami dalam melindungi pantai dari erosi akibat gelombang laut yang tinggi.
Selain itu, mangrove juga berfungsi sebagai tempat hidup bagi ikan, kepiting dan hewan lainnya, serta sebagai sumber daya hayati yang penting bagi masyarakat sekitar.
Sebagai bentuk dukungan dalam pelestarian lingkungan, acara penanaman mangrove ini juga disertai dengan kegiatan pelepasliaran kepiting mimi yang berperan penting dalam menjaga ekosistem mangrove.
Pada acara ini, selain kegiatan penanaman mangrove, juga dilakukan kegiatan layanan kesehatan dari Eka Hospital kepada warga sekitar.
(Jek)

















