Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Ratusan calon jemaah haji Kota Tangerang Selatan, Banten, kloter 13 telah diberangkatkan hari ini, Kamis (16/5/2024) pagi di Islamic Center Serpong.
Suasana haru dan bahagia menghiasi wajah-wajah para calon jemaah haji dan keluarganya di sekitar area Islamic Center Serpong.
Para calon jemaah haji itu senang karena akhirnya mereka bisa berangkat ke tanah suci Mekkah untuk menunaikan ibadah haji setelah menunggu selama belasan tahun lamanya.
Namun dibalik kebahagiaan itu, ternyata ada beberapa calon jemaah haji di kloter 13 tersebut yang terpaksa menunda keberangkatannya.
Dia adalah pasangan suami istri Nuryadi dan Ratna Junaeni.
Pasangan Calon Jemaah haji asal Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Banten itu terpaksa menunda keberangkatannya bersama kloter 13 lantaran sang suami, Nuryadi jatuh sakit dan harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS Hermina Serpong, di Jalan Raya Puspiptek Serpong.
Nuryadi dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (14/5/2024) sekitar pukul 03.00 WIB lantaran lantaran diduga kelelahan.
Pantauan halobanten.com, sejak dirujuk ke rumah sakit hingga Kamis (16/5/2024) pagi, Nuryadi masih ditangani tim medis rumah sakit di ruang ICU.
Istri Nuryadi, Ratna Junaeni menuturkan, dirinya dan suami telah dijadwalkan berangkat ke tanah suci pada Kamis (16/5/2024).
Namun karena sang suami jatuh sakit dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit, dia pun terpaksa harus menunda keberangkatannya untuk menunaikan ibadah haji.
“Saya sudah melaporkan dan mengajukan penundaan keberangkatan ke tanah suci ke Kementerian Agama melalui kantor urusan agama (KUA),” kata Ratna kepada halobanten.com.
Menurut informasi yang diterimanya dari pihak KUA, dirinya dan suami telah dijadwalkan berangkat ke tanah suci Mekkah pada 9 Juni mendatang.
“InsyaAllah jika tidak ada halangan, saya dan suami akan berangkat menunaikan ibadah haji pada 9 Juni nanti,” tuturnya.
Dia pun meminta doa dari semua pihak agar suaminya yang saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit segara diangkat semua penyakitnya dan dikembalikan kesehatannya, sehingga bisa menunaikan ibadah haji dengan kondisi sehat walafiat.
“Mohon doa dari semuanya, semoga kami diberikan kesehatan dan kekuatan,” harapnya. (Red)






















