Jakarta, HALOBANTEN.COM — Kementerian Haji dan Umrah RI menggelar seleksi PPIH Arab Saudi bidang kesehatan guna melayani jemaah haji tahun 2027. Oleh karena itu, pemerintah membuka masa pendaftaran peserta rekrutmen tenaga medis ini secara daring mulai 20 Agustus 2026.
Penyelenggara mencari calon petugas yang profesional, berintegritas tinggi, serta sanggup memberikan pelayanan fisik terbaik di tanah suci. Seluruh tahapan rekrutmen bebas biaya serta bersih dari segala bentuk praktik gratifikasi atau pungutan liar.
Selain itu, calon peserta wajib memiliki kesehatan jasmani, mental yang prima, serta kemampuan mengoperasikan aplikasi gawai pintar. Selanjutnya, panitia menetapkan batas usia tenaga medis kloter antara 25 hingga 57 tahun pada saat pendaftaran.
Sementara itu, tenaga medis klinik dan sektor harus berusia paling rendah 27 tahun serta maksimal 55 tahun. “Tim medis membutuhkan tenaga kesehatan yang responsif menangani kondisi darurat serta adaptif pada lingkungan cepat,” kata dr. Dani Pramudya.
Meskipun demikian, dokter, perawat, serta apoteker wajib mengantongi dokumen Surat Tanda Registrasi (STR) aktif sesuai regulasi profesi.
Tahapan Seleksi Ujian CAT dan MCU
Di samping itu, para peserta harus merampungkan proses verifikasi berkas administrasi sebelum batas waktu unggah dokumen berakhir. “Panitia akan menguji kompetensi teknis peserta melalui ujian Computer Assisted Test serta pemeriksaan kesehatan komprehensif,” ujar Puji Raharjo.
Peserta yang lulus tahapan akhir berhak mengikuti pendidikan serta pelatihan intensif sebelum bertolak ke Arab Saudi. Calon petugas dapat mengakses portal resmi pendaftaran melalui laman resmi petugas.haji.go.id hingga jadwal penutupan.
(SUR/MAD)

























