Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM — Seorang polisi terluka saat penggerebekan pabrik uang palsu di kawasan pergudangan industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) Banten.
Insiden melukai Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Yulianto Timang akibat pecahan kaca. Meskipun pecahan kaca melukai fisiknya, Kompol Yulianto bersama tim tetap pantang menyerah menerobos gudang produksi uang palsu tersebut.
Perwira tersebut beserta anggotanya terus merangsek masuk hingga akhirnya berhasil menguasai lokasi serta mengamankan empat orang pelaku. Selain itu, aparat kepolisian menyita sekitar 300.000 lembar uang tiruan pecahan Rp100.000 siap edar dari tempat kejadian perkara.
Penyitaan Peralatan Cetak Skala Industri
Petugas menyita beragam mesin cetak empat warna, alat pemotong kertas, hingga mesin pembuat plat film dari lokasi. Aparat juga mengamankan perlengkapan UV, tinta khusus, laptop, telepon seluler, serta tumpukan kertas bahan baku pembuatan rupiah palsu.
“Kompol Yulianto menunjukkan dedikasi luar biasa saat memimpin operasi penggerebekan berisiko tinggi ini,” ujar Kombes Pol Victor D. Mackbon.
Meskipun demikian, kepolisian terus mengejar pihak luar yang berpotensi menjadi penyalur utama uang tiruan tersebut ke masyarakat.
Pengusutan Jaringan dan Imbauan Kepolisian
Di samping itu, kepolisian terus mendalami peran masing-masing pelaku yang tertangkap untuk membongkar sindikat pembuat uang tiruan ini.
“Penyidik bakal menindak tegas siapapun pencetak maupun pengedar uang palsu sesuai fakta hukum,” kata Kombes Pol Victor D. Mackbon.
Penindakan cepat ini berhasil mencegah peredaran ratusan ribu lembar uang tiruan ke tengah pasar publik.
Polisi mengimbau warga masyarakat agar selalu cermat memeriksa keaslian lembaran uang tunai saat bertransaksi.
(SUR/MAD)

























