bersama untuk sebuah kepentingan yang jauh lebih besar. Kepentingan untuk memajukan prestasi olahraga di Kota Tangerang Selatan.”
Hamka lantas menegaskan urgensi persiapan Porprov VII Banten 2026 yang krusial. “Kita ada satu event besar, bukan punya KONI tetapi punyanya Kota Tangerang Selatan, punyanya Provinsi Banten. Kita harus serius, harus bersama,” tegasnya. Ia menyadari pekerjaan rumah yang menanti pengurus baru KONI Tangsel tidak ringan. “Kita banyak ketinggalan. Kita harus lari, bukan lari jogging, sprint. Pengurus berikutnya harus kerja keras.”
Tongkat Estafet Kepemimpinan
Dengan tulus, Hamka Handaru menyerahkan estafet kepemimpinan. “Dengan Bismillahirrahmanirrahim, saya Hamka Handaru, dengan ini memohon kepada rekan saya, M. Mahludin untuk memimpin KONI Kota Tangerang Selatan.”
Hamka pun menitipkan pesan kepada Ketua KONI Tangsel terpilih dan para cabor pendukungnya. “Saya harap di kepemimpinan beliau, untuk rekan-rekan pendukung saya, tidak usah khawatir, untuk Porprov, tidak ada pilih-pilih kasih. Saya harap Bang Icha didukung oleh seluruh Cabor yang ada. Rebut Tangsel menjadi juara umum!” tantangnya.
Mahludin Icha, Ketua KONI Tangsel terpilih, menyambut baik amanah tersebut, mengakui peran Hamka sebagai mentor. “Beliau (Hamka) adalah mentor yang baik. Jadi pimpinan yang baik itu adalah pimpinan yang menciptakan dan meneruskan kader baru untuk menggantikannya,” ujar Mahludin.
Mahludin meyakini tim formatur yang dibentuk Hamka mampu memberikan masukan terbaik. Ia juga berjanji segera fokus pada persiapan Porprov. “Kasih sayang saya ke Cabor membuahkan hasil yang sangat baik, insyaallah. Persiapan Porprov nanti kita sampaikan informasi selanjutnya,” tutup Mahludin, yang mengaku harus segera beristirahat setelah Musorkot yang melelahkan.
(Alif/Jek/Red)















