Jakarta, HALOBANTEN.COM – Aksi advokat kondang Hotman Paris Hutapea mendampingi mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah memicu reaksi negatif dari warganet. Dampaknya, followers Instagram Hotman Paris turun secara drastis hingga puluhan ribu akun dalam waktu singkat. Penurunan mencolok tersebut terpantau melalui data Social Blade pasca pengumuman resmi mengenai penunjukan dirinya sebagai kuasa hukum tersangka.
Padahal, akun pengacara nyentrik ini terus mengalami pertumbuhan pengikut yang positif sejak awal pekan. Berdasarkan data statistik terbaru, puluhan ribu pengguna media sosial beramai-ramai meninggalkan akun Hotman setelah sang pengacara mendatangi Kejaksaan Agung.
Gelombang Unfollow dan Tuduhan Kriminalisasi
Hotman mendampingi Febrie menjalani pemeriksaan penyidik pada Jumat (17/7/2026) pagi di Gedung Bundar Jakarta Selatan. Kejaksaan Agung sendiri menetapkan mantan Jampidsus tersebut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan pencucian uang terkait PT ASABRI.
Namun, Hotman menilai proses hukum kliennya merupakan bentuk kriminalisasi nyata terhadap pejabat yang berprestasi. Pria dengan bayaran supermahal ini mengaku memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma demi menegakkan keadilan. Akibat langkah kontroversial itu, gelombang protes membanjiri kolom komentar hingga menyebabkan followers Instagram Hotman Paris turun massal.
Kritikan Keras Wakil Ketua Komisi III
Selanjutnya, pembelaan Hotman yang menyeret nama Presiden Prabowo Subianto memantik kritik pedas dari parlemen. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta sang pengacara tidak melibatkan kepala negara dalam pusaran kasus hukum. Sahroni memastikan bahwa Presiden berkomitmen penuh pada pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu.
Oleh karena itu, legislator asal Jakarta ini mendukung penuh langkah Polri dan Kejaksaan Agung mengusut tuntas perkara tersebut. Kedua institusi penegak hukum wajib menyelesaikan kasus korupsi ASABRI secara transparan, adil, serta akuntabel kepada publik.
(SUR)

























