Masa Jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Mau Habis, Kabel Fiber Optik Kian Semrawut

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Masa jabatan Benyamin Davnie – Pilar Saga Ichsan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan segara habis beberapa bulan lagi.

Parahnya, masih banyak persoalan di Tangsel yang belum diselesaikan oleh orang nomor satu dan dua di kota itu.

Mulai dari masalah sampah, angka kemiskinan meningkat, pengangguran, kabel optik semrawut, penataan ruang, penataan pasar, sengketa lahan hingga masalah lainnya.

BACA JUGA

Mengenai kabel optik yang terlihat semakin semrawut sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat karena sangat mengganggu.

Selain merusak estetika kota, banyaknya kabel optik yang menjuntai ke tanah juga sering terjadi kasus-kasus yang mengancam keselamatan masyarakat.

Sejak dulu, masyarakat ingin Pemkot Tangsel bertindak tegas yakni dengan membuat regulasi yang mengatur agar semua kabel yang membentang tersebut ditiadakan dengan cara kabel ditanam di tanah.

Mirisnya, aspirasi masyarakat tersebut hingga kini tak kunjung dipenuhi Pemkot Tangsel.

“Faktanya, keberadaan kabel fiber optik ini memang semakin semrawut di Tangsel, kita lihat saja di sepanjang jalan kota, jalan provinsi dan jalan nasional, semrawutnya parah banget,” kata Somad (45), warga Serpong, kepada halobanten.com, Senin (22/4/2024).

Belum lama ini, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan kepada awak media bahwa Pemkot Tangsel saat ini sedang menyiapkan draft peraturan daerah yang mengatur tentang kabel fiber optik.

Namun sampai kini belum ada informasi terbaru mengenai kelanjutan draft tersebut.

Beberapa hari lalu, Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan turun ke lapangan untuk melihat kondisi kabel optik yang menjuntai.

Dalam kesempatan itu, Pilar mengatakan bahwa pihaknya sudah meminta APJATEL untuk merapihkan kabel-kabel optik tersebut dengan ditanam di dalam tanah.

Pihak APJATEL pun menyatakan siap merapihkan kabel-kabel tersebut.

Kabel-kabel optik yang akan dirapihkan terdapat di lima titik ruas jalan.

Antara lain, Jalan Menjangan Raya, Jalan Serua Raya, Jalan Merpati Raya, Jalan WR Supratman dan Jalan Kelurahan Ciater.

Pilar menargetkan Tangerang Selatan ke depan terbebas dari kabel-kabel yang menjuntai melintang di atas.

“Kita targetnya semua, kalau tidak bawah tanah kita rapihkan one pull untuk beberapa operator, tapi rapih,” ucapnya, Kamis (18/04/2024).

Pilar juga mengakui sudah banyak kasus-kasus akibat kabel menjuntai ini.

Karenanya, pihaknya bersama APJATEL akan merapikannya supaya estetika kota terjaga dan tidak menganggu keselamatan pengguna jalan dan pengguna trotoar.

“Kan sudah banyak kasus-kasus akibat kabel menjuntai ini. Mereka sudah komitmen ya,” tutur Pilar. (Red)

BERITA LAINNYA