Nataru 2025–2026, Pemerintah Pusat dan Daerah Pastikan Kesiapan Layanan di Pelabuhan Merak

berpengaruh terhadap aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak.

Menurut Pratikno, kondisi cuaca basah, potensi siklon pada beberapa wilayah, serta kemungkinan gelombang tinggi pada jalur laut membutuhkan kesiapan ekstra. Pada saat yang sama, peningkatan mobilitas masyarakat selama Nataru juga memerlukan koordinasi yang solid antarinstansi.

Ia menegaskan bahwa seluruh unsur pengamanan dan pelayanan, mulai dari TNI, Polri, Basarnas, kementerian teknis, lembaga, hingga pemerintah daerah menunjukkan kesiapan yang sangat baik.

BACA JUGA

Langkah ini bertujuan memastikan perjalanan masyarakat melalui Pelabuhan Merak berlangsung aman, lancar, dan nyaman selama libur Natal dan Tahun Baru.

Polri Perkuat Pengamanan Nataru

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memaparkan bahwa Polri menggelar Operasi Lilin sebagai bagian dari pengamanan Nataru. Operasi ini melibatkan sekitar 2.800 posko pengamanan pada berbagai wilayah Indonesia.

Khusus Provinsi Banten, Polri menyiapkan 50 posko yang terbagi dalam pos pelayanan, pos pengamanan, dan pos terpadu. Keberadaan pos tersebut berfungsi untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, terutama pada jalur vital seperti Pelabuhan Merak.

Kapolri juga menekankan empat objek strategis yang menjadi fokus pengamanan selama Nataru, termasuk kawasan penyeberangan Pelabuhan Merak, kegiatan ibadah Natal, perayaan Tahun Baru, serta destinasi wisata.

BERITA LAINNYA

Next Post