Pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang Harap Momen Ramadhan Bisa Jualan Dengan Tenang

Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM- Pedagang Pasar Anyar Kota Tangerang akan memanfaatkan momen bulan Ramadhan 1445 Hijriah untuk tetap  berdagang dengan tenang di Pasar tradisional tersebut.

Meskipun Pemerintah Kota Tangerang telah mensosialisasikan pada tanggal 11 Maret, harus pindah ke lokasi relokasi sementara.

Seperti di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

BACA JUGA

Para pedagang yang berjumlah sekitar 563 orang memilih bertahan di Pasar Anyar, karena mereka menilai bangunan di tempat relokasi tidak layak.

Selain terpalnya pecah-pecah dan bolong, bila hujan turun juga banjir karena posisi lahan di bawah drainase.

“Kami akan tetap berjualan di Pasar Anyar, jika kondisi bangunan relokasinya tidak layak seperti itu,” kata Firman, pedagang kain, Senin malam (11/3/2024).

Firman dan pedagang lainnya memilih berdagang di pasar tradisional tersebut, demi menjaga keamanan dan keselamatan barang dagangan mereka.

“Kami harap di bulan Ramadhan ini bisa berjualan dengan tenang,” ujarnya.

Jangan sampai lanjutnya, para pedagang merasa resah dan  gelisah lantaran keamanan barang  dagangan tidak terjamin.

“Kami sangat mendukung rencana revitalisasi Pasar Anyar yang merupakan proyek nasional ini,” paparnya.

Hanya saja, tambahnya, Pemda Kota (Pemkot) Tangerang tidak pernah mendengar harapan pedagang.

Salah satunya, pembangunan lokasi relokasi yang harusnya ditinggikan minimal 30 Cm dari permukaan lahan tidak dilakukan.

Sehingga bila hujan turun, lokasi tersebut banjir karena luapan air dari drainase di sekitar lokasi.

Pemkot Tangerang Ultimatum Pedagang

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui rilis resminya mengimbau kepada para pedagang untuk segera pindah ke lokasi relokasi pada Senin (11/3/2024).

“Seharusnya hari ini sudah pada pindah, namun karena masih banyak yang belum pindah, kita kasih waktu dua hari setelah hari ini,” tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Herman Suwarman, Senin (11/3/2024).

Apabila pedagang tidak mau pindah, tambahnya, maka akan dilakukan pembongkaran dan pemagaran langsung di Pasar Anyar.

“Kami berharap dengan kerja sama dan kolaborasi, kita dapat mewujudkan Pasar Anyar yang lebih layak dan lebih baik,” ujarnya.

Senadapula dengan Direktur Perumda Pasar Kota Tangerang, Titien Mulyati.

Ia mengatakan lokasi relokasi pedagang di Pasar Mambo dan Pasar Anyar Selatan sudah siap untuk berdagang.

“Keduanya, sudah siap seratus persen. Baik itu tenda atau lapaknya yang dibangun cukup semi permanen dengan besi dan pembatas kayu,” kilahnya.

Begitupula dengan aliran listrik, dan kebutuhan lainnya, seperti  toilet.  

“Semua juga sudah siap. Pedagang tinggal pindah saja,” tukasnya. (Cak)

BERITA LAINNYA