Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) mengalokasikan anggaran sebesar Rp80 miliar untuk proyek pembangunan jalan dan pengaspalan. Proyek ini bertujuan meningkatkan kualitas sejumlah ruas jalan di Tangsel.
Kepala Bidang Bina Marga pada DSDABMBK Tangsel, Ahmad Fatullah, menyebutkan anggaran sebesar Rp80 miliar berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Murni 2025.
“Total semua ada sekitar 50 paket kegiatan, itu pakai (APBD) murni. Anggaran total kita kurang lebih Rp80 miliar,” kata Ahmad Fatullah.

Ruas jalan yang Pemkot Tangsel tingkatkan meliputi, Jalan Magnolia, Griya Loka, Kencana Loka, Anggrek Loka, dan Jalan Ciater, yang lokasinya dekat dengan Tandon Ciater Serpong.
Selanjutnya, Jalan Menjangan di Ciputat Timur dan Jalan Merpati di Ciputat. Kedua jalan ini menjadi satu paket pekerjaan besar.
Perbaikan juga berlanjut pada Jalan Rawa Buntu dan Jalan Lingkar Selatan (JLS) di Kecamatan Setu.
Fatullah menambahkan, dalam pembangunan jalan ini Pemkot lakukan pengaspalan atau hotmix, sementara beberapa ruas jalan lain Pemkot Tangsel bangun dengan betonisasi.
“Kebanyakan pekerjaan kita aspal, beton ada beberapa. Panjang peningkatan jalan seluruhnya kurang lebih 30 kilometer,” ujarnya.
Target Proyek dan Tantangan
Sementara, untuk proyek pembangunan jalan long storage di Perumahan Pakujaya Permai, Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, menelan anggaran APBD 2025 senilai Rp2,4 miliar dan target penyelesaian Desember 2025.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DSDABMBK Kota Tangsel, Eka Prawibawa, mengatakan salah satu kendalanya selama pembangunan berlangsung adalah faktor cuaca. Di mana hujan terus-menerus turun. Tanah untuk wadah long storage sering kali turun jika terkena hujan.
Selain di Pakujaya Permai, pembangunan jalan long storage juga Pemkot lakukan di wilayah lain. Di antaranya di Perumahan Pondok Pucung Indah (PPI) II di Pondok Aren, Jalan Kuricang, Bintaro Park, dan Puri Plamboyan di Rempoa, Ciputat Timur.
Jalan Griya Loka Raya dan JLS Dibetonisasi
Pemkot Tangsel juga memperbaiki jalan sepanjang 4,2 kilometer di kawasan Griya Loka BSD, Kecamatan Serpong.
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan menegaskan pembangunan ini merupakan konstruksi ulang untuk meningkatkan standar jalan utama, jadi bukan sekadar pemeliharaan semata.

Proyek yang menelan anggaran Rp12 miliar ini mencakup pembangunan jalan dengan struktur beton berkekuatan tinggi (K-350) setebal 25 sentimeter berlapis aspal, Hal ini untuk memastikan ketahanan jangka panjang terhadap beban kendaraan dan perubahan cuaca.
Pihaknya menargetkan proyek ini rampung pada September 2025 ini dengan metode percepatan (fast track).
Sementara untuk perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kecamatan Setu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK, Ahmad Fatullah mengatakan, pihaknya mengganti beton lama menggunakan perkerasan beton baru yang lebih kuat. Pihaknya menargetkan proyek ini rampung 15 November 2025.
“Pekerjaan perbaikan beton di empat segmen ini sudah rampung pada 20 Juli 2025. Selanjutnya, masuk tahap pelapisan aspal (hotmix) mulai dari depan Kantor Kelurahan Muncul hingga ke Jembatan Cisadane Keranggan, lengkap dengan pemasangan marka jalan,” ujar Fatul. (ADV)















