Serang, HALOBANTEN.COM – Pemerintah Provinsi Banten menargetkan prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024. Hal ini disampaikan oleh Pj Sekda Banten, Virgojanti, dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Terpadu Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Hotel Aston Kota Serang pada hari Selasa (10/10/23).
Dalam rapat tersebut, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan Dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Satya Sananugraha, mengapresiasi upaya Pemprov Banten dalam percepatan penurunan stunting. Ia mengatakan bahwa meski angka stunting di Banten sudah mengalami penurunan, namun upaya ini harus terus dilakukan.
“Stunting menjadi perhatian khusus Presiden, sehingga dalam ratas memerintahkan agar ada kerja sama lintas kementerian dan pemerintah provinsi, daerah,” kata Satya.
Pj Sekda Banten, Virgojanti, mengatakan bahwa Pemprov Banten telah menganggarkan hampir Rp720 miliar untuk penanganan stunting. Ia juga meminta dukungan dari pemerintah kabupaten/kota, dinas terkait, dan masyarakat dalam upaya penurunan stunting.
Berdasarkan data E-Dasawisma, terdapat 29.794 anak stunting di Banten. Dari jumlah tersebut, 11.762 anak masih dalam penanganan dan 18.032 anak sudah tertangani/pulih.
Pemprov Banten juga telah melakukan beberapa inovasi dalam penanganan stunting, salah satunya adalah kerjasama dengan GOJEK untuk mengantarkan bantuan langsung ke penerima manfaat.
Berikut adalah beberapa kategori terkait stunting di Banten:
- Keluarga berisiko stunting: tertinggi di Kabupaten Pandeglang dan terbanyak di Kabupaten Tangerang. Kota Serang berada di urutan ke-5 dengan persentase 24,41% sebanyak 26.220 keluarga.
- Keluarga tidak memiliki sumber air minum layak: Kota Serang sebanyak 1.377 keluarga (1,28%).
- Keluarga tidak memiliki jamban layak: Kota Serang sebanyak 9.599 keluarga (8,94%).
Pemerintah memiliki beberapa aplikasi peduli stunting antara lain E-Asuh, Bumil FIT, dan E-Dasawisma.
Virgojanti berharap dengan kerja sama dan sinergi dari semua pihak, target penurunan stunting di Banten dapat tercapai. (***)















