Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Sebanyak 16 remaja yang hendak tawuran dengan membawa senjata tajam (Sajam) diamankan Jajaran Polres Metro Tangerang Kota.
Mereka diamankan pada Kamis (13/6) dari dua titik lokasi, yaitu Jalan Raya Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang dan Kampung Kebantenan, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
Selain mengamankan 16 remaja tersebut, petugas juga mengamankan beberapa sajam, seperti dua bilah celurit, satu samurai dan satu stik golf.
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Zain Dwi Nugroho mengatakan, ke 16 remaja itu di amankan dalam rangka mengantisipasi terjadinya tawuran.
“Sebelumnya di ketahui ada sekelompok remaja yang sedang live di instagram dengan akun REGENSI28STRESS,’ kata Kapolres.
Dalam tayangan itu mereka memperlihatkan beberapa sajam dan janjian akan melakukan tawuran di daerah Parung Serab, Ciledug.
Dengan begitu, lanjutnya Tim Opsnal Reskrim dan Unit Patroli Polsek Ciledug melakukan penyisiran di daerah Parung Serab.
Dari TKP pertama, tambahnya, petugas mendapati sekelompok remaja sedang berkumpul dan minum-minuman keras.
Setelah di lakukan pemeriksaan, katanya, para remaja tersebut akan melakukan tawuran yang tergabung dalam kelompok akun REGENSI28STRESS.
Begitu di telusuri, dengan mencari admin dari akun REGENSI28STRESS yang sedang live, terdeteksi base camp itu berada di daerah Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Saat di selidi, dari base camp tersebut petugas menemukan sekumpulan remaja yang membawa sajam.
Yang mana sebelumnya sajam tersebut mereka perlihatkan pada saat live di instagram.
Beraliansi Dengan 7 kelompok Lain
Hasil dari pemeriksaan, ungkap Kapolres, di ketahui mereka berhubungan dengan kelompok remaja lain di akun REGENCI28STRESS yang beraliansi dengan tujuh akun kelompok lain.
Yaitu, Akun LOERAH CITY, Akun Depan21kuburan, Akun Rektoferso2026, Akun Belanda21official, Akun Triple_H23team, Akun PEREMPATAN21TOS dan Akun SouthAreaCemen.
Mereka, tuturnya, janjian tawuran dengan kelompok lain.
“Mereka itu sudah janjian akan melakukan tawuran melawan kelompok dengan akun Selatan31Mistery,” tandasnya.
Namun begitu, petugas tidak menemukan keberadaan kelompok itu, karena mereka telah membatalkan janjian tawuran.
“Sampai saat ini kami masih melakukan pengembangan dengan memanggil admin akun-akun tersebut untuk dimintai keterangan,” pungkasnya. (Cak)






























