Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Pada Hari Raya Idul Adha, tentunya tidak sedikit masyarakat yang mengkonsumsi daging kurban, baik sapi maupun kambing.
Karenanya, daging sapi yang akan dikonsumsi harus benar-benar sehat dan aman supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari.
Demikian kata Ahli Gizi RSUD Kota Tangerang, Lia Efritanurika.
Ia mengatakan, daging memiliki kandungan zat gizi yang di butuhkan oleh tubuh,
Mengingat daging tersebut mengandung protein hewani hingga zat besi.
Namun, katanya, untuk dapat mempertahankan kandungan gizi yang ada pada hewan kurban, perlu memperhatikan cara untuk mengolahnya.
Metode memasak daging, sambung dia, tidak di anjurkan menggunakan api yang terlalu besar atau panas.
Sebab, khawatirkan daging tidak matang sempurna hingga lapisan dalam.
“Jika menggunakan api yang terlalu panas, yang terlihat matang nanti hanya bagian luar saja, bagian dalam belum,” ujarnya..
Daging Harus Matang Sempurna
Memasak daging, ungkap Lia, harus matang sempurna.
Bukan setengah matang atau terlalu matang.
Sebab, daging yang di masak hingga over cook di khawatirkan akan mengurangi atau bahkan menghilangkan zat gizi pada daging.
“Ciri-ciri daging yang cook well itu bisa di lihat dari warnanya,” ungkap dia.
Daging matang, sambungnya berwarna kecoklatan, tapi tidak sampai coklat tua atau gosong.
kemudian, imbuhnya, daging lembut dan mudah diiris. Pastikan pula tidak ada bagian daging yang masih berwarna merah karena. belum matang.
“Bagi penderita kolesterol, konsumsi daging sapi tetap dianjurkan untuk keseimbangan gizi,” ungkapnya.
Namun, hal yang perlu di perhatikan adalah mengurangi konsumsi lemak
Sebab bagi penderita kolesterol, anjurannya mengurangi lemak, tapi bukan berarti tidak boleh mengonsumsi daging sapi sama sekali, hanya saja memang perlu batasan.
Lebih jauh Lia menganjurkan, bagi penderita kolesterol memilih daging harus pada bagian tenderloin.
karena bagian tersebut merupakan bagian yang paling rendah lemak.
Sementara daging kurban, baik sapi maupun kambing memiliki kandungan gizi sangat baik bagi tubuh. Asal pengolahannya secara benar.
“Jika di dalam daging ada nutrisi yang bagus, lebih baik kita olah dengan cara di rebus, di kukus, atau dipanggang,” tandasnya.
Sebab dengan cara itu, ucap Lia, daging akan lebih terjaga kandungan gizinya ketimbang di goreng yang justru akan meningkatkan kandungan lemak. (Cak)























