News » RAGAM » SMKN 5 Tangsel Gelar Market Day Nilmatan 2022

SMKN 5 Tangsel Gelar Market Day Nilmatan 2022

Pamulang, HALOBANTEN.COM- Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK-PK), Center of Excelent, SMK Negeri 5 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) gelar “Market Day Nilmatan 2022”.

Kegiatan Market Day Nilmatan 2022 tahun ini dikemas dan dirangkai bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H.

“Bersamaan dengan kegiatan Maulid Nabi Muhamad SAW maka kegiatan Market Day tahun ini diberi nama Market Day Nilmatan 2022,” terang

BACA JUGA

kepala SMKN 5 Tangsel, Rohmani Yusuf.

Kegiatan Market Day Nilmatan 2022 ini sebagai bentuk pelatihan dan penguatan jiwa kewirausahaan seluruh warga sekolah.

Tujuannya dalam rangka penanaman semangat ekonomi kreatif yang mandiri dan berkelanjutan, berkolaborasi antar mata pelajaran. Antara lain, PAI, Penjas, PKWU, Produktif Kejuruan dan Bahasa.

Hal ini tentu sejalan dengan program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) sebagai landasan pendidikan di SMK Negeri 5 Tangerang Selatan.

“Saya berharap peserta didik terus meningkatkan jiwa enterpreneurship yang dimiliki sebagai landasan berpikir pendidikan vokasi,” ungkapmya.

Wakil Kepala Bidang Humas (Hubin), R Rudi Darmawan, menambahkan kegiatan Market Day tahun 2022 ini sangat spesial karena bertepatan dengan terpilihnya sekolah sebagai “Center of Excelent” atau sekolah Pusat Keunggulan (SMK-PK).

“Sebagai Sekolah SMK Negeri yang terpilih menjadi SMK-PK, kegiatan ini banyak pihak yang berminat untuk ikut berpartisipasi. Seperti beberapa Universitas yang dengan semangat turut berkontribusi dan mengikuti Market Day ini sampai tuntas,” paparnya. 

Salah satu panitia Market Day Nilmatan 2022, Saddam Fathurrachman, yang juga calon Guru Penggerak di SMK Negeri 5 Tangsel menambahkan, kegiatan ini bukan hanya untuk melatih jiwa enterpreneurship peserta didik, tetapi juga untuk mengangkat kembali keanekaragaman kuliner khas daerah di Indonesia.

“Sejak semalam, kami panitia Market Day 2022 ini juga ikut membantu persiapan, diantaranya stand makanan tradisional,” ujarnya.

Kegiatan ini untuk melatih jiwa enterpreneurship peserta didik, dan mengangkat keanekaragaman kuliner di Indonesia.

Sehingga tidak tergerus oleh banyaknya jenis kuliner dari luar negeri. (JEK)

BERITA LAINNYA