News » BANTEN » Tawuran Perang Sarung Kian Memprihatinkan, Pemkab Tangerang Minta Orang Tua, Guru dan Masyarakat Turun Tangan

Tawuran Perang Sarung Kian Memprihatinkan, Pemkab Tangerang Minta Orang Tua, Guru dan Masyarakat Turun Tangan

Tangerang, HALOBANTEN.COM – Tawuran perang sarung kian memprihatinkan. Fenomena tawuran perang sarung ini kerap terjadi menjelang sahur di bulan Ramadan ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang meminta peran aktif para orang tua, guru atau sekolah dan masyarakat dalam mengatasi perang sarung yang kerap terjadi di kalangan remaja.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya untuk meningkatkan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) untuk memutus mata rantai perang sarung di wilayah Kabupaten Tangerang.

BACA JUGA

Kolaborasi antarpihak juga dibutuhkan dalam menyukseskan PATBM tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Tangerang Asep Suherman, untuk pencegahan kenakalan remaja harus ada kolaborasi antara orang tua, guru/sekolah, masyarakat dan aparat penegak hukum (APH).

“Kalau salah satu pihak itu lemah maka akan sulit menekan kenakalan remaja,” ujar Asep Suherman dalam keterangan tertulis yang dirilis situs resmi Pemkab Tangerang.

Dia menjelaskan, PATBM di bulan Ramadan ini merupakan upaya strategis Pemkab Tangerang untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pencegahan perang sarung di desa hingga di kota wilayah Kabupaten Tangerang.

Untuk itu, masyarakat harus mampu mengawasi aktivitas anak serta memberi jadwal pulang setiap melakukan aktivitas di luar rumah.

Hal tersebut bertujuan agar anak mereka tidak terjerumus dengan aktivitas negatif.

“Pihak sekolah juga sangat penting untuk selalu mengimbau tentang mencegah kenakalan remaja yang bisa merusak masa depan mereka sendiri jangan sampai melakukan kegiatan negatif,” jelas Asep Suherman.

Dia juga mengimbau apabila masyarakat melihat gerombolan anak-anak yang mencurigakan atau terindikasi akan melakukan perang sarung dan keributan lainnya, agar segera dilaporkan ke aparat terdekat.

(Jek)

BERITA LAINNYA