News » BANTEN » Kejari Tangsel Beri Edukasi Hukum Terkait Kenakalan Remaja Kepada Siswa SMKN 5 Tangsel

Kejari Tangsel Beri Edukasi Hukum Terkait Kenakalan Remaja Kepada Siswa SMKN 5 Tangsel

Tangsel, HALOBANTEN.COM – Kejari Tangerang Selatan (Tangsel) beri edukasi hukum terkait kenakalan remaja kepada siswa SMKN  5 Tangsel, Senin (03/4/2023)

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangsel memberikan eduksi melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).

Kasie Intel Kejari Tangsel Hasbullah mengatakan program JMS merupakan edukasi hukum dalam pencegahan kenakalan remaja dan tawuran antar pelajar di bulan Ramadan.

BACA JUGA

Menurutnya, JMS merupakan program penyuluhan hukum yang ditujukan kepada para pelajar dalam mengatasi kenakalan remaja, dan pencegahan tawuran.

Terutama fenomena perang sarung yang saat ini tengah marak terjadi selama Ramadan.

“Dalam kasus ini rata-rata pelakunya adalah para pelajar,” ungkap Hasbullah.

Kegiatan JMS juga bertujuan agar generasi muda dapat terhindar dari masalah hukum.

“Kegiatan ini untuk yang kesekian kalinya,” tambah Hasbullah, di aula gedung SMKN 5 Tangsel, jalan Benda Raya Pamulang Tangsel, Senin (03/4/2023).

Dalam kegatan JMS ini, Kejari Tangsel juga mengedukasi siswa tentang bahaya mengkomsumsi narkoba dan sanksi hukumnya.

Kejari Tangsel mengajak para siswa berinteraksi dan memberi sesi tanya jawab serta menyediakan hadiah menarik.

Tujuannya agar siswa dapat lebih mengetahui Tupoksi Jaksa dalam menjalankan tugasnya dan lebih mendekatkan Jaksa kepada para pelajar.

Kepala SMKN 5 Tangsel Rohmani Yusuf mengatakan, program JMS merupakan trobosonan Kejari Tangsel dalam mengurangi kenakalan remaja dan edukasi hukum terhadap pelajar di Tangsel.

“Jadi dengan JMS di sekolah adalah sebuah trobosan, jadi kami merespon dengan sangat positif, karena ini sebuah langkah edukasi atau langkah preventif bagi calon-calon masyarakat,” kata Rohmani Yusuf.

Para pelajar adalah anak remaja, transisi menuju dewasa, sehingga mereka sejak dini harus dikenalkan dengan hukum.

“Kalau sudah mengenal hukum, mereka akan terhindar nantinya dari potensi untuk mendapatkan hukuman,” terangnya.

Dia sangat mengapresiasi antusias siswa-siswi SMKN 5 Tangsel dalam mengikuti program JMS.

“Saya senang melihat antusias anak-anak kita tadi, ini di luar dugaan kita, mereka sangat bagus, respon sekali dan bahkan mereka banyak yang bercita-cita ingin menjadi jaksa,” ujar Rohmani Yusuf. (Jek)

BERITA LAINNYA