Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Walaupun inflasi tahunan mencapai 2,15% pada tahun 2024, daya beli masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tetap menunjukkan tren positif.
Hal ini berkat kontribusi signifikan dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta langkah-langkah strategis pemerintah daerah.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Tangsel, Ucok Siagian, menjelaskan bahwa UMKM menjadi motor penggerak utama ekonomi lokal.
Berbagai program pendampingan, pelatihan, dan akses pembiayaan yang diberikan oleh pemerintah telah mendorong pertumbuhan UMKM dan meningkatkan daya saing mereka.
“Selain itu, stabilitas harga, pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa, serta perkembangan infrastruktur dan digitalisasi ekonomi juga turut berkontribusi pada peningkatan daya beli masyarakat,” tambah Ucok.
Meskipun demikian, pemerintah tetap waspada terhadap fluktuasi harga beberapa komoditas pokok.
Untuk mengantisipasi hal ini, berbagai upaya telah dilakukan, seperti menggelar bazar murah, memperkuat digitalisasi layanan publik, dan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk memperkuat rantai pasok lokal.
“Dengan langkah-langkah yang komprehensif ini, diharapkan Tangsel dapat mempertahankan stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ucok. (Jarkasih)















