Festival Exciting Banten 2026 langsung menyedot ribuan pengunjung pada hari pertama pelaksanaan. Kawasan Pantai Cibeureum, Anyer, Kabupaten Serang, berubah menjadi pusat wisata, hiburan, dan ekonomi kreatif, Sabtu (27/6/2026).
Serang, HALOBANTEN.COM – Festival Exciting Banten 2026 berlangsung pada 27-28 Juni 2026. Ajang tersebut memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif di Provinsi Banten.
Suasana pantai sejak pagi terlihat ramai. Pengunjung memadati area pameran, berburu kuliner, hingga menikmati pertunjukan seni dan konser musik.
Sebanyak 40 tenant ekonomi kreatif menawarkan produk unggulan Banten. Produk itu meliputi wastra, kerajinan tangan, fesyen, hingga kuliner khas daerah.
Selain itu, 22 tenant pelayanan masyarakat turut hadir. Masyarakat memanfaatkan layanan Bank Banten, Bank Indonesia, Samsat Keliling, serta berbagai stan promosi desa wisata.
Okupansi Hotel Meningkat, Festival Dorong Ekonomi Lokal
Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, menilai antusiasme masyarakat sudah terlihat sejak hari pertama.
“Puncak acara berlangsung besok. Namun, antusiasme masyarakat malam ini sudah luar biasa,” ujarnya.
Menurut Deden, festival menjadi sarana efektif memperkenalkan destinasi wisata Banten kepada masyarakat luas.
Ia juga melihat peningkatan jumlah wisatawan dari kepadatan kendaraan menuju lokasi festival.
Bahkan, hotel di kawasan Anyer hampir penuh sejak sepekan sebelum acara berlangsung.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus meningkatkan okupansi hotel dan menggerakkan ekonomi daerah,” katanya.
Deden berharap Pemerintah Kabupaten Serang berperan lebih besar pada penyelenggaraan berikutnya.
Kolaborasi tersebut diyakini mampu memperkuat sektor pariwisata, perhotelan, restoran, dan industri hiburan.
Contoh Kolaborasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Provinsi Banten menggelar festival tersebut.
Menurut Cecep, Festival Exciting Banten menjadi contoh kolaborasi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Festival juga membuka ruang bagi generasi muda menampilkan karya kreatif.
Berbagai kompetisi hadir dalam festival tersebut. Mulai dari fotografi, film pendek, konten kreator, musik, tari, lukis, hingga gim digital.
Cecep menilai kreativitas generasi muda mampu menghasilkan nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas daerah.
Sebagian besar dari 17 subsektor ekonomi kreatif juga ikut meramaikan festival tahun ini.
Pengunjung terus berdatangan hingga malam hari. Mereka menikmati kuliner, berbelanja produk UMKM, serta menyaksikan hiburan yang panitia siapkan.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten menyebut festival menghadirkan 40 tenant ekonomi kreatif dan 22 tenant pelayanan masyarakat.
Kolaborasi tersebut bertujuan memperkuat promosi pariwisata sekaligus memberdayakan ekonomi lokal.
Setia Ananda, warga Anyer, mengaku rutin mengunjungi Festival Exciting Banten. “Saya datang untuk belanja, jajan, dan menikmati hiburan bersama teman-teman. Festival ini sangat menghibur,” ujarnya.
Minat wisatawan juga terlihat dari area perkemahan.
Panitia mencatat sedikitnya 40 tenda berdiri di kawasan Pantai Cibeureum.
Wisatawan memilih bermalam agar dapat menikmati seluruh rangkaian acara hingga puncak festival.
Iik Damarullah, wisatawan asal Cilegon, datang bersama rombongan setelah melihat informasi melalui media sosial.
“Kami sengaja datang untuk camping. Suasananya seru, apalagi ada konser musik dan nonton bareng sepak bola,” katanya.
Festival Exciting Banten 2026 kembali menunjukkan kekuatan kolaborasi antara pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM. Antusiasme masyarakat menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan industri wisata Banten.
(*)

















