News » BANTEN » FHI 360-USAID Madani Apresiasi Tata Kelola Keuangan Desa Pemkab Serang

FHI 360-USAID Madani Apresiasi Tata Kelola Keuangan Desa Pemkab Serang

Kabupaten Serang, HALOBANTEN.COM – Family Health International (FHI) 360 dan USAID Madani mengapresiasi tata kelola keuangan desa di Pemkab Serang.

FHI 360 dan USAID Madani mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) atas keberhasilannya mengimplementasikan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang swakelola tipe 3 (SW3).

Apresiasi atas kerjasama Pemkab Serang bersama Ormas PD Aisyiyah Kabupaten Serang, tentang Survei Persepsi Tata Kelola Keuangan Desa.

BACA JUGA

Survei berlangsung di 40 Desa, 29 kecamatan dengan 400 responden.

Hal itu terungkap saat pertemuan antara para Pelaksana Program USAID Madani dan Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Serang Rachmat Maulana.

Pertemuan berlangsung di Aula Bappeda Litbang Setda Kabupaten Serang, Selasa (24/1/2023).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut penetapan Kabupaten Serang sebagai salah satu lokasi Mitra Program USAID Madani.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Hans Antlov (Chief of Party (COP) USAID Madani, Michele F Broemmelsiek.

Business Unit (BU) Global Education, Employment, and Engagement (G3E) FHI 360, Muslih Amin (Senior Field Coordinator Banten).

Swakelola Tipe 3 Gunakan Standar Internasional

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Haryadi, dan perwakilan Tim program Mitra Utama PD Aisyiyah Kabupaten Serang.

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Serang Rachmat Maulana mengungkapkan, program USAID Madani bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah dan toleransi di masyarakat.

Peningkatan ini melalui penguatan peran masyarakat sipil di tingkat kabupaten dan kota, menuju tata kelola pemerintahan kolaboratif yang kuat.

Endingnya adalah untuk mencapai tujuan strategis pembangunan daerah.

”Ini merupakan sejarah di Kabupaten Serang bisa berkolaborasi dengan Organisasi Masyarakat,” kata Rachmat Maulana.

Ini adalah salah satu success story terkait SW 3, dengan menggunakan standar international, FHI -USAID.

“Kesuksesan tentang tata kelola dana desa mSW 3 mulai dipelajari oleh kota/daerah lain,” ujarnya yang di siarkan Diskominfosatik, Rabu (25/1/2023).

Rachmat memastikan dengan memilih Ormas PD Aisyiyah untuk bekerjasama dalam mengimplementasikan program bukan tanpa pertimbangan.

Sebab, kata dia, PD Aisyiyah memiliki rekam jejak yang baik di sisi pelaksana program berskala internasional.

”Yang lebih penting adalah legalitas kelembagaan serta syarat administratif yang dapat dipenuhi menjadi keyakinan tersendiri,” tandasnya.

(MG1/JARKASIH)

BERITA LAINNYA