Blitar, HALOBANTEN.COM – Sebuah momen tak lazim terjadi ketika sosok kontroversial, Gus Iqdam Kholid dari Blitar, mengungkapkan dukungannya kepada pasangan Prabowo – Gibran dalam Pilpres 2024.
Panggungnya adalah di Pondok Pesantren Mambaul Hikam II, tepat di tengah gemuruh ribuan jamaah pada malam Senin (29/1/2024).
Sebelum menyampaikan alasan dukungannya, Gus Iqdam terlebih dahulu menegaskan keprihatinannya terhadap perilaku destruktif antara pendukung calon presiden.
“Mari kita berhenti saling hujat dan ejek sesama pendukung,” pintanya kepada jamaah Sabilu Taubah yang tersebar di seluruh dunia.
Dalam pengajiannya yang dia abadikan di media sosial, Gus Iqdam juga mengajak jamaah untuk tidak absen dalam pemilu mendatang.
Baginya, menghargai hak politik dengan memberikan suara kepada pemimpin yang berkualitas adalah kewajiban semua warga negara.
Menurutnya, tidak apa-apa jika ada yang mendukung calon tertentu selama tidak merendahkan yang lain.
Setelah menyampaikan pesan tersebut, Gus Iqdam kemudian mengungkapkan kagumnya terhadap Prabowo Subianto.
“Saya kagum pada sikap Pak Prabowo,” ujarnya di sambut tepuk tangan jamaah.
Baginya, Prabowo telah memberikan teladan yang patut semua pihak mengikuti, yaitu tidak pernah menjatuhkan lawan politiknya.
Prabowo adalah sosok yang patut menjadi teladan, terutama oleh generasi muda. “Di olok-olok, diam saja,” tambahnya.
Gus Iqdam juga menegaskan bahwa pernyataannya bukan bagian dari kampanye politik.
Dia menolak tuduhan bahwa dukungannya terhadap Prabowo ada hubungannya dengan imbalan materi atau apapun.
“Saya tak pernah berpikir tentang imbalan. Tak pernah mengharap hadiah,” tandasnya.
Lebih lanjut, Gus Iqdam menegaskan bahwa ia tidak akan memaksa jamaahnya untuk memilih calon tertentu. Mereka bebas memilih sesuai hati nurani mereka tanpa diadu domba.
Dengan sikap yang lugas dan tegas, Gus Iqdam mampu menyampaikan pandangannya tanpa mengorbankan integritasnya. (Red)
























