JAKARTA, HALOBANTEN.COM – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis, lagi-lagi bikin geger! Beliau blak-blakan mengungkapkan kekhawatirannya soal maraknya dugaan praktik prostitusi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kabarnya, udah ada laporan warga dan beberapa cewek pekerja seks komersial (PSK) yang diciduk di sana. Duh!
“Jangan sampai ada PSK di IKN. Saya khawatir tidak lagi menjadi ibu kota negara, tapi ibu kota neraka di sana,” celetuk Kiai Cholil, dikutip dari situs resmi MUI, Kamis (10/7/2025). Pedas, tapi langsung kena!
IKN, Simbol Peradaban, Kok Malah Rusak Moral?
Kiai Cholil ini tegas banget, lho. Menurutnya, IKN yang digadang-gadang jadi simbol peradaban baru bangsa, harusnya dijaga dari hal-hal yang bikin moral ambruk. Prostitusi, baik yang terang-terangan atau sembunyi-sembunyi lewat aplikasi dan medsos, kudu banget diberantas!
“Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai Ketuhanan, sesuai sila pertama Pancasila, kita harus menjaga nilai agama dan moralitas di ruang publik, terutama di IKN,” tegasnya lagi. Mantap!
Dana Triliunan Jangan Sampai Jadi Sia-Sia!
Gak cuma itu, Kiai Cholil juga minta aparat dan pemerintah gercep ambil tindakan tegas. Gimana nggak miris, negara sudah gelontorkan duit buat bangun IKN gede-gedean, eh malah jadi percuma gara-gara membiarkan maksiat tumbuh subur.
“Negara ini berdiri atas dasar Ketuhanan. Jangan sampai proyek besar ini justru jadi tempat subur bagi penyimpangan moral,” imbuhnya. Setuju, Kiai!
Sebelumnya, katanya sih petugas sudah amankan puluhan PSK di sekitar IKN. Walaupun belum ada info resmi dari Otorita IKN, pernyataan Kiai Cholil ini jelas jadi lampu kuning buat semua pihak.
Pengawasan aspek sosial dan moral di pembangunan IKN ini penting banget, Guys! Jangan sampai niat baik membangun ibu kota baru malah berujung nestapa.
Gimana nih menurut kamu? Setuju sama Kiai Cholil? Yuk, komen di bawah! (*/bbs)















