serta infrastruktur lebih dari 41 persen. Angka tersebut melampaui batas minimal yang telah ditetapkan regulasi nasional.
Tak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang pada 2025 mencapai 5,67 persen dan meningkat menjadi 5,77 persen pada periode berjalan tahun 2026. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga bertahan pada level lebih dari 76 persen.
Dalam sektor pendidikan, Pemkab Tangerang menjalankan program sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP swasta secara bertahap sejak 2025. Pemerintah daerah juga memperluas program beasiswa penuh bagi warga dari keluarga berpenghasilan rendah.
Tahun 2026, sebanyak 900 warga Kabupaten Tangerang memperoleh kesempatan kuliah gratis hingga lulus melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.
Sementara itu, sektor UMKM menunjukkan pertumbuhan signifikan. Jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah meningkat dari 61 ribu unit pada 2024 menjadi 78 ribu unit pada 2026.
BKSAP Soroti Kesiapan SDM Hadapi Investasi Global
Sebagai penutup, Bramantyo menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dalam menyambut peluang investasi yang semakin besar, termasuk setelah tercapainya berbagai kesepakatan ekonomi internasional.
Menurutnya, regulasi yang kompetitif harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas tenaga kerja agar manfaat investasi dapat dirasakan masyarakat lokal.
Karena itu, BKSAP DPR RI mendorong penguatan program pemagangan internasional serta penyelarasan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan industri global.
“Investasi akan memberikan dampak optimal apabila tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha internasional,” pungkasnya.
(JAR)















