Tangerang, HALOBANTEN.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mencatat lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) selama Februari 2024. Tercatat 600 kasus DBD dengan 4 korban meninggal dunia.
“Empat pasien meninggal berasal dari wilayah Panongan, Jambe, dan Cikupa,” ungkap Achmad Muchlis, Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang.
Pasien DBD datang dari berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia. Mereka dirawat di berbagai fasilitas kesehatan, baik Puskesmas maupun rumah sakit.
Menanggapi lonjakan ini, Dinkes telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan untuk meningkatkan kesiagaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami juga instruksikan penyuluh kesehatan di tingkat kecamatan untuk mensosialisasikan pencegahan dan bahaya DBD,” kata Muchlis.
Dinkes telah menyiapkan obat-obatan, fogging nyamuk, dan fasilitas pencegah DBD lainnya. Koordinasi dengan puskesmas, RS, baik milik daerah maupun swasta, juga telah dilakukan.
Muchlis mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, seperti mengecek tempat penampungan air dan menerapkan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur, dan Plus).
“Periksa jentik di rumah masing-masing untuk menurunkan kasus DBD,” imbaunya.
Pencegahan DBD sangat penting untuk menghindari komplikasi yang fatal. Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup sehat.
(Red)






















