kedekatan dengan PDIP dalam sejumlah aktivitas politik di luar parlemen.
PDIP Sebut Diri Sebagai Partai Penyeimbang
Menanggapi hal itu, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menegaskan partainya tetap menjalankan peran sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan.
Menurut Andreas, sikap tersebut telah menjadi keputusan resmi partai dan memperoleh legitimasi melalui forum kongres.
“PDIP berada di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang,” ujarnya.
Di sisi lain, DPP PDIP juga merespons pernyataan Partai Golkar yang mempertanyakan posisi politik partai berlambang banteng tersebut.
Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus meminta Golkar menghormati pilihan politik partai lain dan tidak mencampuri urusan internal organisasi politik yang berbeda.
Deddy menegaskan PDIP tidak memiliki ketergantungan terhadap kekuasaan. Menurutnya, partai tetap dapat berkembang meski tidak menjadi bagian dari pemerintahan.
Meski demikian, ia mengaku menghormati keputusan partai-partai yang memilih bergabung dalam kabinet. Karena itu, Deddy berharap penghormatan yang sama juga diberikan kepada partai yang memilih berada di luar pemerintahan.
PDIP Soroti Fungsi Check and Balances DPR
Selain mempertahankan posisinya sebagai partai penyeimbang, Deddy menilai fungsi pengawasan parlemen perlu terus terjaga. Ia mengingatkan pentingnya mekanisme check and balances ketika mayoritas kursi DPR

















