Kota Tangerang, HALOBANTEN.COM – Peredaran narkoba di Kota Tangerang semakin memprihatinkan. Terbukti dengan banyaknya 2000 orang yang terlibat dalam penggunaan obat terlarang tersebut.
Untuk itu Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengajak wartawan untuk mencegah peredaran narkoba dengan cara mensosialisasikan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba.
“Ya, berdasarkan catatan BNN Kota Tangerang, penyalahgunaan narkoba di Kota Tangerang sudah mencapai 2000 orang,” kata Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin di hadapan Wartawan, Selasa (16/7/2024).
karenanya, sambung Nurdin, untuk mencegahnya, perlu adanya inovasi dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk wartawan.
“Dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba, tentunya kita perlu berkolaborasi dalam menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba,” ujar Nurdin saat membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2023, tentang fasilitasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di Kota Tangerang.
Salah satunya, kata dia dengan menyebarkan informasi melalui awak media. Mengingat keberadaan media itu sangat strategis dalam menyebarkan informasi secara masif.
“Dengan kerja sama yang baik, insya Allah kita dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba,” tandasnya.
Nurdin juga menjelaskan, dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, selain berkolaborasi dengan instansi terkait, pihaknya akan melakukan deklarasi dengan 5000 Pelajar se-Kota Tangerang.
“Rencananya tanggal 25 Juli, ini kita akan Deklarasi bersama 5000 pelajar guna melakukan upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika secara bergotong-royong,” tukasnya.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala BNN Kota Tangerang, AKBP J. Vivick Tjangkung. Ia mengatakan di Kota Tangerang terdapat 10 titik rawan narkoba.
Karenanya, kata Tjangkung, pihaknya mengajak masyarakat untuk mencegah peredaran tersebut. “Kami minta warga proaktif untuk mencegah peredaran narkoba dengan cara memberikan informasi yang akurat kepada kami,” katanya. (Cak)

























