Rumah Sangat Layak Huni di Koceak Kranggan Dapat Bantuan Bedah Rumah!

Tangerang Selatan, HALOBANTEN.COM – Rumah sangat layak huni di Koceak Kranggan Kecamatan Setu, tepatnya di RT.005/02 dapat bantuan program bedah rumah.

Rumah sangat ni dan kokoh yang diketahui milik Fahrudin itu akan dibedah bagian dapurnya saja atau bagian belakang, sedangkan bagian depan dan tengah tidak dibedah.

Berbeda dengan rumah-rumah lainnya yang mendapat program bedah rumah.

BACA JUGA

Rata-rata bangunan rumahnya dibongkar semua dan hanya disisakan bagian dapur untuk tempat singgah sementara dan untuk menaruh perabotan rumah.

“Ini program bedah rumah apa bedah dapur?” celoteh salah seorang warga kepada halobanten.com.

Penelusuran wartawan, di Koceak RT.005/02 ada beberapa rumah warga yang tidak layak huni dan memenuhi syarat untuk mendapatkan program bedah rumah dari Pemkot Tangsel.

Tapi entah kenapa, rumah-rumah tidak layak huni itu malah luput dari perhatian.

Sebaliknya, rumah yang tampak megah dan kokoh serta sangat layak huni justru malah mendapat bantuan bedah rumah.

Hal itu menimbulkan kegaduhan serta pro dan kontra di masyarakat setempat.

Warga menilai program bedah rumah tidak tepat sasaran. “Sangat tidak tepat sasaran,” jelas pria berambut tipis yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga menyebut salah satu pengurus Badan Keswadayaan masyarakat (BKM) Kranggan berinisial J diduga menyalahgunakan wewenang dan jabatannya dengan mendaftarkan rumah milik anggota keluarganya yang masih sangat layak huni dan kokoh itu untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah.

“Kalau rumahnya tidak layak huni sih kami maklumi, tapi kalau ini kan masih sangat layak huni,” tuturnya.

Usut punya usut, ternyata pemilik rumah Fahrudin masih ada hubungan keluarga dengan J, pengurus BKM Kranggan.

“Hubungannya adik kakak, tapi ipar,” jelas pria tersebut dan dibenarkan oleh warga lainnya.

Warga berharap program bantuan bedah rumah dialihkan kepada rumah warga lainnya yang memenuhi syarat.

Diusulkan Dua Tahun Silam

Lurah Kranggan Madih ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kegaduhan terkait program bedah rumah yang dianggap tidak tepat saran.

“Betul, memang sempat ada kegaduhan di masyarakat Koceak soal program bedah rumah ini,” jelas Lurah Madih kepada halobanten.com melalui sambungan telpon, Senin (05/5/2025).

Madih pun membenarkan jika pria inisial J tersebut saat ini masih menjadi pengurus BKM Kranggan.

“Iya, Pak Jaenal masih sebagai pengurus BKM Kranggan dan akan berakhir sekitar Juli mendatang,” jawabnya.

Dirinya sudah memanggil beberapa pihak terkait kegaduhan ini untuk dimintai keterangan sekaligus mencari solusi untuk langkah selanjutnya.

Madih menjelaskan rumah milik Fahrudin telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan program bedah rumah melalui BKM sejak dua tahun lalu dan tahun ini akan direalisasikan.

Tahun 2025 ini ada sebanyak 11 rumah warga yang mendapat bantuan bedah rumah. Salah satunya yakni rumah Fahrudin.

“Dari 11 rumah ini, 5 rumah akan dibedah lebih dulu dan sisanya 6 rumah di anggaran perubahan,” bebernya.

(Jek/Red)

BERITA LAINNYA